Warga Berharap PT RSI Tidak Pilih Kasih Tetapkan Harga Sawit
TANDUN- Sejumlah petani kelapa sawit di Desa Satu Tapung Jaya, Kecamatan Tandun, berharap pihak PT Rohul Sawit Industri (RSI) tidak pilih kasih, dalam menetapkan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit milik petani tempatan. Ditegaskan sejumlah petani kelapa sawit, kini harga TBS sawit mereka dihargai murah dibandingkan sawit dari luar desa.Itu menyebabkan kecemburuan sosial di kalangan petani. “Kami berharap, agar adanya kerjasama baik dari PT RSI, agar tidak terjadinya kecemburuan sosial akibat pilih kasih dalam menetapkan harga buah sawit kami. Sehingga akan terjadi hubungan tetap terjalin dengan baik ,â€terang Pak De, salah seorang petani sawit di Desa Satu Tapung Jaya, Kamis (18/9/2014). Juga diakui Pak Des, dirinya masih bingung dengan kebijakan perusahaan. Padahal, kualitas buah sawit mereka sama saja dengan buah sawit lain yang datang dari luar desa. “KIta mengharapkan, tidak terjadi lagi perselihan harga kelapa sawit antara milik petani sini dengan petani dari desa lain,â€ujarnya. Dengan adanya perselisihan harga TBS tersebut, kini para petani sawit di Desa Satu Tapung Jaya meminta agar instansi terkait di Pemkab Rohul untuk meninjau langsung harga TBS sawit sebenarnya. Bahkan menurut para petani, dampak adanya selisih harga TBS sawit kini warga lebih memilih untuk menjual buah kepala sawitnya ke peron milik toke di desa setempat. (Hendra)