Diduga Ada Permainan Di Balik Ganti Rugi Lahan Warga Terkait Pembuatan Jalan Tol Desa Rimbo Panjang

Diduga Ada Permainan Di Balik Ganti Rugi Lahan Warga Terkait Pembuatan Jalan Tol Desa Rimbo Panjang

Portalriau.com-Kampar. Salah satu warga Rimbo Panjang Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar  merasa kecewa terhadap hasil survei lahan masyarakat yang terkena dampak pembuatan jalan Tol Pekanbaru -Kampar.

 

Salah satu warga yang tidak mau disebut nama saat di konfirmasi awak media bahwa menyampaikan " Lahan kita sudah di survei oleh Tim Survei beberapa bulan yang lalu tepatnya tanggal 25 Agustus 2020, yang turun kemaren ada dari BPN, perwakilan dari kontraktor PT Hutama Karya, Perwakilan Agraria, perangkat Desa Kadus dan RT".

 

Padahal sudah di survei, tetapi mengalami kendala di lapangan bahwa pertama alat mengambil titik koordinat lahan tertinggal " Kata Perwakilan BPN di lapangan ) dan selang beberapa waktu kita mendapat telpon dari aparat desa bahwasanya  Alatt rusak. Jadi kami disuruh pulang dan kapan -kapan akan dilanjutkan pengukuran ulang , kami akan di kasih tahu pengukuran ulang ( Kata Aparat Desa).Ungkapnya Warga

 

Selanjutnya, Kita sudah membuat laporan ke BPN Kampar bahwasanya lahan kita terkena pembuatan jalan Tol dan yang herannya lagi ada pengumuman di papan pengumuman di masjid masalah ganti rugi lahan pembuatan jalan tol ternyata nama kita tidak keluar. 

 

Anehnya lagi semenjak alat ukur dari BPN rusak, kita tidak pernah lagi di hubungi oleh aparat desa untuk peninjauan ulang.Tahu-tahu sudah ada nama-nama warga pemilik lahan terkena pembuatan jalan tol yang  keluar Tandasnya Warga

 

Di Tempat Yang terpisah, Kades Rimbo Panjang Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar yang disapa Eri saat di konfirmasi melalui telpon seluler (29/11/2020) menjelaskan terkait lahan masyarakat terkena pembuatan jalan tol bahwa belum kelar semua dan masih dalam pendataan.

 

Terkait warga yang belum keluar namanya di papan pengumuman,Kades Eri menjawab " ada sebagian dan masih kita pendataan, tinggal pemilik lahan kapan memberikan data, kapan cek lokasi".

 

Jadi data yang di umumkan, apabila data tidak keluar dan konfirmasi lagi kekantor atau ke BPN Kanwil bisa. Kalau kekantor dan kami yang konfirmasi ke BPN. Ungkapnya Kades

 

apabila ada diatas lahan masyarakat terkena pembuatan jalan Tol, bahwa tanaman juga di hitung. kalau nilai kita tidak bisa nentukan nanti tim appraisal yang menentukannya. Terangnya Kepala Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar yang disapa Eri. ( Erizal)

Berita Terkait

Bupati Labuhanbatu Buka Gebyar Kreativitas Dan Inovasi Pendidikan Wujudkan Labuhanbatu Cerdas Bersin

Labuhanbatu,Portalriau.com- Bupati Labuhanbatu dr. Hj.Maya Hasmita, Sp.OG, MKN,membuka secara resmi Gebyar Kreativitas Dan Inovasi Pendidikan Labuhanbatu menuju Labuhanbatu cerdas bersinar di eks terminal Padang Bulan…...

Bupati Labuhanbatu Tandatangani Nota Kesepakatan Dengan Kejatisu dan Dinas Pendidikan

Labuhanbatu, Portalriau.com- Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM menandatangani nota kesepahaman bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Muhibuddin, S.H., M.H.dan Dinas Pendidikan Provinsi…...

PJ Sekda Pimpin Apel Gabungan di Lingkungan Pemkab Labuhanbatu

Labuhanbatu, Portalriau.com- Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat lini perlindungan anak dan penegakan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal tersebut disampaikan Pj. Sekda…...

Kejutan HUT ke-81 TNI, Wabup Jamri Bersama Perangkat Daerah Sambangi Kodim 0209/lb

Portalriau.com- Suasana penuh keakraban dan kebersamaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Markas Komando Distrik Militer (Kodim) 0209/LB, Jalan…...

Inovasi SERUMPUN, SD Negeri 15 Rantau Selatan Raih Support Lintas Sektor, Dinas PPPA Turut Serahkan

Labuhanbatu, Portalriau.com- Suasana Puncak Program SERUMPUN di SD Negeri 15 Rantau Selatan pada Jumat (2/10/2026) berlangsung penuh kehangatan dan semangat kebersamaan. Kegiatan bertajuk “Sedekah Segenggam…...