9 orang remaja di kepung warga di rumah kontrakan jalan kesehatan Rt 1 desa pinggir
PORTAL RIAU, PINGGIR - Akibat tidak mengidahkan teguran dari pihak Rt sepasang remaja hakir nya di kepung oleh warga setempat saat berduaan di dalam rumah kontrakan bersama pasangan nya di jalan kesehatan Rt 5 Rw 1 desa pinggir kecamatan pinggir Saptu(5/3/17) sekira pukul 01.00 Wib. Malam.
Ternyata bukan hanya sepasang remaja itu saja yang berhasil di tangkap saat berada di dalam rumah dengan pasangan nya. namun 5 orang remaja di antara nya 1 wanita juga yang kontrakn nya juga berseblahan juga turut diamankan dan diadili warga.
Tampak pada saat pengepungan rumah kontrakan para pasangan remaja kumpul kebo tersebut Rt Rw angota babinkantipmas serta para pemudan dan masyarakat setempat.
Informasi yang di rangkum oleh awak media dari warga malam itu. mengatakan sudah sebulan warga setempat resah dengan wanita penghuni konrakan tesebut membawa teman laki-laki nya bertamu hingga tengah malam bah kan sampai ada yang menginap sehingga warga resah ulah pelaku.
Dan malam ini lah warga mengintai tempat ini dan ternyata memang di temukan nya laki-laki dan wanita satu rumah dan kita panggil Rt Rw dan babinkantipmas untuk mengadili mereka. Dari 9 orang yang di tangkap dalam rumah itu 3 wanita dan 6 laki-laki.
Dan 2 diantaranya datang terakir setelah teman wanita nya yang satu kontrakan itu kita paksa memangil teman nya yang pada saat itu sedang keluar dengan cowok nya. Dari sebilan orang ini asal Medan Duri dan satu orang laki-laki nya warga desa pinggir ini jalan kenanga anak salah seorang Pengurus persatuan suku jawa IKJR.
Sementara itu Ketua Rt 5 yang akrap di sapa ibu demi kepada awak media malam itu mentakan Sebelumnya kita dari pihak Rt sudan ada pengaduan dari warga yang sudah resah demgan ulah mereka.
Dan kita berikan teguran pertama kepada penghuni kontrakan ini untuk tidak membawa laki-laki hingga larut malam. Ternyata teguran kita tidak di perdulikan oleh mereka sehingga warga yang lansung bertindak menangkap 9 orang di dalam rumah ini 2 orang nya datang setelah di hubungi oleh teman satu kontrakan nya
Ktika di tanyakan identitas nya hanya 4 orang yang ada identitas nya yang lain nya tidak ada. Kantanya mereka derasal dari medan duri dan ada yang baru datang dari jakarta. Satu di antaranya warga jalan kenanga desa pinggir ini juga. kabar dari warga orangtua nya salah seorang pengurus persaruan suku jawa di pinggir ini. Tetapi yang salah tetap salah kita tidak ada memandang siapa orang tuanya perbuatan nya ya harus di pertanggung jawabkan nya.
Untuk itu kita selaku aparat setempat atas kemauan warga tidak kita bawa ke pihak kepolisian dan kita selesaikan secara musyawarah sesuai kesepakatan para pelaku ini di denda atas kesalahan nya untuk membuat Upa-upa sesuai tradisi kita disini sebagai tanda permohoan maaf dan tidak mengulangi lagi perbuatan nya lagi ,tutup Rt.(ari/DPR)