Anehnya,KPU Provinsi Riau Terkesan Diam, Diduga Sudah Terima Kue Basah Terkait Laporan Gratisifikasi

Anehnya,KPU Provinsi Riau Terkesan Diam, Diduga Sudah Terima Kue Basah Terkait Laporan Gratisifikasi

ROKAN HULU -Aneh dan banyak menjadi pertanyaan di tengah-tengah masyarakat, sudah hampir satu tahun yang lalu, laporan dari Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau, kepada Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) RI, terkait gratifikasi seleksi Anggota KPU Daerah Rokan Hulu (Rohul).

Disampaikan, Ketua Bidang Ideologi dan Politik, Majelis  Pimpinan Cabang (MPC), Pemuda Pancasila, Kabupaten Rohul, Mintarija, S,Fil, di dampingi Aktifis Rohul, H. Sarkawi, di Kota Pasir Pangaraian, Minggu (2/1).

"Kita heran kok tidak ditindak lanjuti, kan pihak KPU Provinsi Riau yang mengantar Barang Bukti (BB) berupa uang ke KPK, setelah mereka melaporkan kasus itu, tapi  kok didiamkan begitu saja, ini mungkin ada main mata nih," tegas keduanya.

Lanjut, Mintarija, seharusnya jika aparat korupsi ini diberantas di Bumi Lancang Kuning, jadi semua sektor harus saling bahu-membahu memusuhinya. "Sebab kalau tidak budaya akan terus menerus ada di negeri kita ini," papar keduanya.

Kemudian, Mintarija yang Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Lembaga Pemburu Pelaku Tindak Pidana Korupsi (LPP-Tipikor) RI, Rohul, meminta kepada KPK-RI, supaya menangkap pelaku suap seleksi Anggota KPUD Rohul, diduga dilakukan orang nomor 1 di Negeri Seribu Suluk.

"Kita tidak ingin agama hanya dijadikan topeng, tapi dibalik itu rupanya dia penjahat yang sangat keji, jadi kami minta Anggota KPK yang baru di lantik itu, jangan diam saja tapi tangkap dulu pelaku gratifikasi di Rohul, sebab masyarakat saat ini sudah mulai resah," tutupnya.

Tambahnya dengan diamnya kasus, masyarakat akhirnya memiliki perasangka buruk, jangan Anggota KPU Provinsi Riau juga sudah terima upeti atau mungkin Anggota KPK-RI yang baru dilantik tidak punya.

"Sebab setahu kami Ketua KPK-RI yang tidak memiliki basic dalam ilmu hukum, sehingga dia tidak tahu mana yang akan dikerjakannya atau mungkin jangan-jangan sudah terima kue juga, untuk kami meminta seluruh aktifis di Riau, supaya bersuara, supaya mendesak KPU Provinsi Riau dan KPK-RI, untuk perkembangan kasus tersebut," tuntasnya. (dpr/raj)

Berita Terkait

Polsek Panai Hilir Polres Labuhanbatu Gagalkan Peredaran Sabu, Dua Warga Riau Diamankan

Labuhanbatu – Polsek Panai Hilir Polres Labuhanbatu berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan mengamankan dua orang tersangka di Jalan Umum Dusun VII Ujung…...

Patroli KRYD Polres Labuhanbatu Jaga Kondusifitas Malam Hari, Remaja dan Titik Rawan Jadi Sasaran

Labuhanbatu - Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, personel Polres Labuhanbatu melaksanakan kegiatan Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan…...

Patroli KRYD Polres Labuhanbatu Jaga Kondusifitas Malam Hari, Remaja dan Titik Rawan Jadi Sasaran

Labuhanbatu - Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, personel Polres Labuhanbatu melaksanakan kegiatan Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan…...

Wabup Hadiri Musda ke 15 DPD.KNPI Labuhanbatu

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri ST, menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) ke-15 DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Labuhanbatu, di ballroom hotel Permataland…...

Kunker Kajari Ke Polres Labuhanbatu Jadi Momentum Mempererat Koordinasi dan Sinergitas Penegakan Huk

Labuhanbatu – Kepala Kejaksaan Negeri Labuhanbatu, Jeffry Paultje Maukar, S.H., M.H., melaksanakan kunjungan kerja ke Polres Labuhanbatu, bertempat di Lobby Mapolres Labuhanbatu, Jalan MH. Thamrin,…...