Berniat Beri Tumpangan Warga Rohul Malah Dibacok
ROKAN HULU-Berniat baik memberikan tumpangan kepada salah seorang, ujung-ujungnya malah kena rampok. Itulah yang dialami Triono (25), warga Desa Kepayang, Kecamatan Tambusai. Korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha, dibacok salah seorang pelaku yang saat itu diberi tumpangan.?
?Akibat kejadiaan naas itu, korban tersungkur ke tanah dan mengalami luka serius dibagian kepala belakang, diduga akibat dibacok pelaku dengan menggunakan parang. Bukan hanya itu, setelah dibacok sepeda motor, handpone serta uang dibawa kabur oleh tiga kawanan pelaku perampokan itu.?
?"Setelah korban tersungkur, pelaku langsung merampas motor, handpone serta uang. Mereka (perampok) kabur dengan meninggalkan korban yang saat itu tak sadarkan diri," kata Kepala Kepolisian Resor Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono, SIK. Mhum melalui Kapolsek Tambusai AKP Yahya Harahap didampingi Kanit Res Polsek Tambusai Bripka Joko Santoso, Kamis (3/12).?
?Dijelaskan AKP Yahya, awal mula kejadian perampokan yang dialami korban. Berawal, Selasa (1/12) sekitar pukul
20.00 WIB malam, korban yang mengendaraai sepeda motor Yamaha Jupiter Z BM 2674 UR melintas di Kebun kelapa sawit milik PT Hutahaean, Tambusai. Karena hujan, korban behenti dan beteduh dibawah pohon kelapa sawit.?
?Dilanjutkan AKP Yahya, tak lama berselang tiba-tiba melintas tiga pelaku yang saat itu juga mengendarai sepeda motor dengan bonceng tiga. Tiga pelaku ini juga berteduh tak jauh dari korban.?
?"Salah satu pelaku minta tolong untuk bisa numpang kepada korban. Tanpa pikir panjang, korban pun dengan senang hati memberikan tumpangan kepada salah seorang pelaku. Selanjutnya mereka melanjutkan perjalanan," jelas AKP Yahya.?
?Namun, entah apa sebab sesampainya di Afdeling III kebun kelapa sawit PT. Hutahaean, tiga pelaku minta korban untuk menghentikan sepeda motornya. Selanjut, korban langsung dipaksa menyerahkan sepeda motornya.?
?"Karena melawan, salah seorang pelaku langsung membacok korban dengan sebilah parang. Akibatnya korban tersungkur ke tanah dan tak sadarkan diri," sambung AKP Yahya yang menjelaskan, uang korban senilai Rp200 ribu, handpone serta Sepeda motor dibawa kabur.?
?Ditambahkan AKP Yahya, korban yang dalam kondisi tak sadarkan diri masih tergeletak di sekitaran kebun kelapa sawit PT. Hutahaean, ditemukan oleh salah seorang tukang panen, keesokkan harinya.?
?"Tukang panen langsung memberikan informasi kepada kami. Selanjutnya beberapa anggota langsung ke TKP, selanjutnya membawa korban ke Puskesmas Tambusai untuk mendapatkan perawatan," sambung AKP Yahya yang menerangkan korban langsung dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Pasir Pengaraian.?
?"Saat ini kita masih lakukan lidik, siapa pelaku yang kabarnya berjumlah tiga orang ini," tandas AKP Yahya (dpr/ram)