Dibilang Lakalantas Tapi Tak Ada Luka, Keluarga Minta Jenazah di Otopsi
ROKAN HULU -Dilang Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas), tapi mengherankan tidak ada luka-luka atau lecet sama sekali, terpakasa Jenazah Ana Pasaribu (18) warga Sungai Kuti, Kecamatan Kuntodarussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sesuai permintaan keluarga harus diotopsi, sedangkan kondisi jenazah saat ini dalam keadaan mengandung atau hamil.
Disampaikan E. Hutabarat (50) Ibunda Ana Pasaribu, Sabtu (17/10) malam, kalau mayat putri diantarkan majikan tempat bekerja di Surabaya sebagai pembantu rumah tangga, kemudian pihak majikan mengantarkan mayatnya Sabtu (Malam), sekitar pukul 20.30 Wib.
"Karena alasan majikan yang mengantar itu katanya, kecelakaan lalintas, tapi kok gak ada luka dan lecet, makanya kami heran, kemudian hasil pemeriksaan bidan di sini, kalau putri saya dalam keadaan hamil pula," tutur E. Hutabarat warga Sungai Kuti Kecamatan Kuntodarussalam, Kabupaten Rohul.
Ia meminta pihak kepolisian supaya menyelidiki kasus, sebab perosalan mayat putrinya sangat anehnya. "Kami minta pihak kepolisian supaya memeriksan peristiwa yang menimpa terhadap putri saya, sebab semuanya penuh tanda tanya," uangkap Ibunda Ana Pasaribu.
Di tempat berbeda, Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono, menyebutkan terkait kedatangan jenazah Ana Pasaribu sebagai pembantu rumah tangga di Surabaya Jawa Timur, belum bisa dikatakan pembunuhan, kini masih dalam mencari bukti-bukti awal dari kejadian tersebut.
"Kerana jenzah itu dibawa dan diantar majikan langsung dari Surabaya, namun pihak keluarga tidak menerima, maka dalam tahap awal kita sedang mengumpulkan bukti-bukti awal, kini rencananya jenazah akan diotopsi ke Pekanbaru, kemudian belum dokter yang mengatakan kalau itu pembunuhan," pungkas Kapolres Rohul (dpr/ram)