Diduga Terjadi Tindakan Korupsi, Tokoh Masyarakat Desa Tangun Laporkan Mantan Kadesnya ke Jaksa

ROKAN HULU-Diduga terjadi ada dugaan tindak pidana korupsi pada Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2015, sejumlah Tokoh Masyarakat (Toma) Desa Tangun, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), melaporkan mantan Kepala Desa (Kades) Tangun Tahun 2015, pada Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pasir Pangaraian.

Keterangan ini disampaikan, sejumlah Toma Desa Tangun, yakni Julpan Hsb, Parlen K, Jonri, Nst, Asmar Antoni, Nst, Salomo, Lbs, Bustami Tjg, Imran, Hsb, Andi Nst, Rusman Hsb dan Nawan Shb, laporan masyarakat ini, kepada Kajari Pasir Panagaraian sesuai dengan Nomor: 01/Masy-IV/ 2016, perihal pengaduan diserahkan pada Tanggal 14 April 2016.

Disampaikan, Asmar Antoni, Nst, dalam laporan tersebut, masyarakat kecewa dengan ketidak transparannya, Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan realisasai anggaran yang tertuang dalam APBDes Tangun Tahun 2015 lalu, baik itu yang bersumber dari ADD APBD Rohul, ADD APBD Provinsi Riau dan DD-APBN.

"Kita lampirkan RAB dan Laporan Keuangan Pertanggung Jawaban (LKPJ)  Desa Tangun Tahun 2015 yang sudah diserahkan kades pada Pemkab Rohul, itu juga sudah kita serah kepihak Kajari Pasir Pangaraian, termasuk dalam rincian dugaan penggelembungan anggaran, pembangunan semenisasi, jembatan gantung, pembuatan Gapura diduga fiktif dan lainnya, diperkirakan kerugian negaranya mencapai Rp 109.412.000," papar Asmar Antoni, Nst, di Pasir Pangaraian, Jumat (29/4) dan diamini rekan-rekannya.

Setelah hal ini dikonfirmasi dengan Pjs Kades Tangun, Basharuddin Siregar, menurutnya dalam laporan masyarakat itu tidak ada kerugian negaranya, hanya ada kesalahan administrasi saja, itupun dilakukan perbaikan. "Hal itu sudah dikoordinasikan dengan pihak Badan Pembedayaan Masyarakat Pemerintahan Desa (BPMPD), kemudian terkait APBDes Tangun Tahun 2015 lalu, hal itu sudah diperiksa pihak Inspektorat Rohul," terangngya.

Selanjutnya, dicoba konfirmasi dengan pihak Kajari Pasir Pangaraian, Syafirudin, SH, MH, namun karena bapak ini sibuk, ada pekerjaan menumpuk,  maka dioper ke Kasi Pidsus Niko Fernando, sepengetahuannya kalau laporan masyarakat belum ada disampaikan kepada dirinya.

"Mungkin masih di meja Kasi Intel atau di meja Kajari Pasir Pangaraian, saya tak mungkin saya tanyak-tanyak itu, nanti kan tersinggung, sabar saja nanti pasti ada disposisinya," tuntasnya..(dpr/raj)

Berita Terkait

Peduli Sosial, Wakil Bupati Labuhanbatu Buka Khitanan Ceria Sambut 1448 H

Labuhanbatu, portalriau.com- Wujud kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu. Dalam rangka menyambut fajar 1448 Hijriah, Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri, ST, secara resmi…...

Senyum Syukur Warga Pematang Pudu dan Buluh Manis Sambut Paket Sembako Murah

DURI, --Portalriau.com--30 Juni 2026 – Pagi itu, Kamis (25/6/2026), suasana di Pudu Field, Duri, Kabupaten Bengkalis terasa berbeda. Sejak matahari belum tinggi, ratusan warga dari…...

Wakil Bupati Labuhanbatu Resmikan KCP Bank Sumut Sei Berombang ,Perkuat Akses Layanan Keuangan Masya

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri, ST., meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) PT Bank Sumut Sei Berombang, Kecamatan Panai Hilir, Kamis (25/06). Peresmian ini…...

Lantik 52 Pejabat Baru, Bupati Labuhanbatu: Disiplin tanpa diawasi, bertanggung jawab tanpa diminta

Labuhanbatu,Portalriau.com- Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita Sp.OG. M.KM secara resmi melantik 52 pejabat baru yang terdiri dari Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP), Pejabat Administrator,…...

Syarat Makna Dan Budaya, Wabup Labuhanbatu Hadiri Tradisi Sedekah Bumi di Panai Hilir

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri, menghadiri prosesi adat ritual tradisi Sedekah Bumi yang digelar khidmat oleh masyarakat Desa Wonosari, Kecamatan Panai Hilir, pada…...