Jajaran Polres Kembangkan Senjata Jenis FN Ditemukan Desa Koto Tandun
Portalriau.com - ROKAN HULU - Kapolres Rokan Hulu (Rohul) masih lakukan pengembangan terhadap penemuan sepucuk senjata api FN organik, ditemukan warga Desa Koto Tandun saat gotong di tempat pemakaman umum di pinggir jalan di Jalan raya Kecamatan Tandun, Rabu (21/10) sekitar pukul 09.30 WIB lalu.?
?Pengembangan penemuan Senpi ini akan dikaitkan dengan maraknya aksi pencurian dengan kekerasan atau perampokan di wilayah hukum polres Rohul akhir-akhir ini.?
?"Kita akan kembangkan, apakah senpi ini merupakan senjata yang digunakan oleh para pelaku rampok yang terjatuh ketika melakukan aksinya," kata AKBP Pitoyo Agung Yuwono, di dampingi Waka Polres Kompol Indra Setiawan, Kabag Sumda Kompol Yuliusman dan Kapolsek Tandun AKP Artisal saat ekspose di Mapolsek Tandun, Sabtu (31/10) kemarin.?
Diakui Kapolres Pitoyo, Senpi yang ditemukan warga Koto Tandun ini bukan merupakan senjata api rakitan. Namun merupakan senjata organik yang dibuat di Pabrik.? "Bukan rakitan, namun senpi ini merupakan senjata pabrikan, " sambung AKBP Pitoyo yang menerangkan senpi ini bukan milik anggota polisi maupun TNI. Dia juga menjelaskan senpi ini sudah lama terendam di dalam lumpur hingga kondisinya berkarat.?
?"Setelah kita periksa pun senpi tidak ada peluru didalamnya," tambah AKBP Pitoyo.? Mengenai keterkaitan antara penemuan Senpi dengan aksi perampokan yang didominasi rata-rata menggunakan senjata api, Kapolres AKBP Pitoyo mengakui akan fokus dalam penyelidikan itu.?
?Berdasarkan catatan Pekanbaru MX, sedikitnya terjadi lima kasus pencurian dengan kekerasan atau perampokan di wilayah hukum Polres Rohul. Namun dari beberapa kejadian, polisi berhasil mengungkap kasus tersebut.?
Pertama, Kamis (21/5) subuh lalu sekitar pukul 04.30 WIB, enam kawanan rampok bersenpi dan membawa Sajam menyekap pedagang barang harian bernama Jasman alias Ijas bersama istri dan anaknya, di tempat usahanya di Dusun Kulim Jaya, Desa Rambah Hilir, Kecamatan Rambah Hilir.?
Satu minggu kemudian, Rabu subuh sekitar pukul 03.00 WIB, tujuh kawanan rampok bersenpi dan bawa Sajam masuk ke rumah Purwadi, warga RT 16/ RW 08 Dusun Rimbo Kempas Desa Pasir Agung, Kecamatan Bangun Purba. Salah satu pelaku membawa senpi jenis FN.?
Kemudian, Rabu (3/6) sekitar pukul 17.30 WIB. Empat kawanan rampok beraksi di Kecamatan Rambah Hilir, yakni disekitaran Simpang SKPD. Perampok saat itu menyetop sebuah Truk Hino Dutro bernomor polisi BK 9131 TN membawa berbagai jenis Rokok dan kopi kemasan.?
?Para pelaku yang membawa Senpi dan Sajam itu masuk ke rumah toko, saat korban akan ke masjid melaksanakan shalat subuh. Dari rumah toko Jasman, kawanan rampok membawa kabur uang sekitar Rp 32 juta, dan beberapa slop rokok.?
?Berikutnya, Jumat (3/7) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, empat Security penjaga mesin ATM BRI yang terletak di PT. Edi, Kecamatan Kunto Darussalam didatangi oleh delapan kawanan rampok dengan menggunakan tiga sepeda motor.?
?Delapan rampok bersenpi yang menggunakan tiga sepeda motor Yamaha V-ixion warna merah, Yamaha jupiter MX dan Honda Supra X itu turun dari motor dan langsung menghadang empat Security penjaga mesin ATM.?
?Terakhir, Senin (19/10) di Kecamatam Kepenuhan sekitar pukul 17.40 WIB, Mandor PT AMR Idris yang tinggal di RT 003/ RW 008 Dusun 1 Desa Kepenuhan Timur dirampok oleh beberapa orang tak dikenal. Atas kejadian itu, uang gaji karyawan sebesar Rp 15 juta lesap. Namun dalam aksi tersebut tidak bisa dipastikan oara pelaku menggunakan senpi. (DPR/Ram)