Kembali Kinerja Polsek Mandau Dipertanyakan

Kembali Kinerja Polsek Mandau Dipertanyakan

Mandau (Portalriau.com)  - Kinerja Polsek Mandau kembali dipertanyakan, dimana diberitakan di media ini sebelumnya, salah satu Kepala Desa Kecamatan Bathin Solapan, mempertanyakan kinerja Polsek Mandau, karena laporan kasus pengeroyokan yang dialami oleh anaknya pada Desember 2017 lalu, sepertinya kurang serius ditanggapi, karena para pelaku sampai sekarang belum juga ditangkap.

 

Kemudian laporan kasus penghinaan salah seorang wartawan baru-baru ini terjadi, hingga melibatkan kuasa hukum pelapor melayangkan surat somasi ke kantor Polsek Mandau.

 

Dan kini Ridawery warga Jalan Rangau Km 2 Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, mempertanyakan juga kinerja Polsek Mandau, atas suatu kejadian yang menimpa anaknya, dan suaminya menjadi tersangka.Sehingga dia mendatangi posko pengaduan terkait layanan Polsek Mandau yang dibuka PWI di Duri, Rabu (04/04/18).

 

Kemudian dia mengungkapkan semua unek-uneknya kepada sejumlah wartawan, demi untuk memperjuangkan hak suaminya. Dia tak terima suaminya ditetapkan sebagai tersangka, hanya karena suaminya diduga melakukan pemukulan saat membebaskan putranya yang sempat disandera Orang Tak Dikenal (OTK).(seperti dilansir dari Riau lantang.Com).

 

"Anak kami yang diculik dan kami yang berusaha membantu pekerjaan polisi, tapi malah kami yg dilaporkan, ada apa ini Polsek Mandau. Apa ini yang namanya keadilan. Padahal polisi sendiri yang memukuli si pelaku karena mengaku buser dan itu di depan saya," ungkap Ridawery.

 

Kasus ini berawal, sambung Ridawery, ketika putranya Sedayu siswa salah satu SMAN di Mandau disandera OTK. Sedayu yang dalam posisi ditekan penyandera menelpon ibunya (Ridawery), tetapi handphone langsung di rampas penyandera sambil meminta sejumlah uang.

 

"Anak saya diculik oleh 5 orang, dan si penculik meminta uang tebusan. Si penculik mengaku polisi buser Mandau dan meminta kami datang mengantarkan uang," ujar Ridawery yang kemudian menelpon suaminya agar ikut mendampinginya.

 

Karena khawatir terjadi sesuatu terhadap putranya ini, Pasutri ini pun mengikuti arahan penculik untuk mengantarkan uang di lokasi yang disepakati. Namun beberapa kali kesepakatan gagal dan mereka pindah-pindah lokasi. Terakhir disepakati pertemuan di Kulim Km 11.

 

"Saat melihat anak saya di atas mobil saya langsung menarik keluar. Suami saya langsung mengejar salah satu penculik. Yang namanya anak saya di sekap tentu dalam penyelamatan anak saya itu terjadi perkelahian. Dan menurut saya hal itu wajar-wajar saja. Setelah anak saya itu bisa kami bebaskan lalu sipelaku yang dapat kami tangkap, kami antar ke polsek Mandau," jelas Ridawery lagi.

 

Pelaku kami antar dalam kondisi sudah pagi (dinihari) dan langsung diserahkan ke piket penjagaan Polsek Mandau.

 

"Sewaktu sampai diPolsek, sipelaku kami serahkan dan kami kasih tahu kejadian yang kami alami ke polisi yang sedang piket. Mungkin saking geramnya polisi karena sipelaku mengaku-ngaku polisi buser mandau, dia di pukuli," ujarnya lagi.

 

Tapi ironisnya, tambah Ridawery, mereka yang sudah membantu polisi mengamankan pelaku tapi kemudian malah dijadikan tersangka kasus pemukulan yang di laporkan pelaku.

 

"Kok sekarang ini malah suami saya yang dilaporkan katanya kasus penganiayaan terhadap pelaku. Panggilan tersangka sudah diantarkan ke rumah untuk dan suami saya harus menghadap penyidik Polsek Mandau hari ini (Kamis-red). Ada apa ini pak Polisi," ujarnya.

 

Karena menilai ada kejanggalan dan terkesan ada pemaksaan tersangka dalam kasus yang menimpa suaminya, Ridawery pun memposting surat pemanggilan suami beserta status di media sosial yang menyorot kinerja Polsek Mandau.

 

"Saya sengaja memviralkan kasus ini agar semua masyarakat dan khususnya pak presiden Jokowi tahu kebobrokan hukum di Indonesia, khususnya Polsek Mandau. Saya tak takut, apapun resiko saya siap," tegasnya .

 

Sementara, Kapolsek Mandau Kompol Ricki Ricardo, SIK belum bisa dikonfirmasi. (Ser)

Berita Terkait

Polsek Panai Hilir Polres Labuhanbatu Gagalkan Peredaran Sabu, Dua Warga Riau Diamankan

Labuhanbatu – Polsek Panai Hilir Polres Labuhanbatu berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan mengamankan dua orang tersangka di Jalan Umum Dusun VII Ujung…...

Patroli KRYD Polres Labuhanbatu Jaga Kondusifitas Malam Hari, Remaja dan Titik Rawan Jadi Sasaran

Labuhanbatu - Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, personel Polres Labuhanbatu melaksanakan kegiatan Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan…...

Patroli KRYD Polres Labuhanbatu Jaga Kondusifitas Malam Hari, Remaja dan Titik Rawan Jadi Sasaran

Labuhanbatu - Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, personel Polres Labuhanbatu melaksanakan kegiatan Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan…...

Wabup Hadiri Musda ke 15 DPD.KNPI Labuhanbatu

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri ST, menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) ke-15 DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Labuhanbatu, di ballroom hotel Permataland…...

Kunker Kajari Ke Polres Labuhanbatu Jadi Momentum Mempererat Koordinasi dan Sinergitas Penegakan Huk

Labuhanbatu – Kepala Kejaksaan Negeri Labuhanbatu, Jeffry Paultje Maukar, S.H., M.H., melaksanakan kunjungan kerja ke Polres Labuhanbatu, bertempat di Lobby Mapolres Labuhanbatu, Jalan MH. Thamrin,…...