Pasca Ditahan Polda Riau, Rumah Kepala Disdikpora Rohul Sepi
ROKAN HULU-Rumah permanen bewarna kuning, bertembok hitam setinggi bahu orang dewasa dan berpagar kuning itu terlihat sepi tanpa ada aktivitas. Di sana hanya ada satu unit mobil pribadi merek Toyota Yaris warna hitam dan dua sepeda motor merk Honda.
Rumah yang berlokasi di Jalan Karya Utama, Koto Tinggi, Rambah ini milik Kepala Disdikpora Rokan Hulu (Rohul) Muhammad Zen. Ia tak ada di rumah, pasalnya setelah dirinya ditetapkan tersangka dan dikabarkan berujung penahanan, Subdit III Ditreskrimsus Polda Riau pada Jumat sore kemarin, rumah ini terlihat sepi. bahkan tak ada satupun keluarga yang mengunjungi rumahnya
Muhammad Zen selaku tersangka dalam dugaan korupsi proyek pengadaan peralatan e-learning untuk Sekolah Dasar (SD) di Rohul langsung ditahan oleh Penyidik Subdit III Ditreskrimsus Polda Riau usai pemeriksaan lebih kurang selama 4 Jam di Polda Riau.
Di rumah pribadi yang kabarnya didiami anak dan menantunya ini juga terlihat pintu utama rumah terkunci rapi. Namun pintu gerbang menuju halaman rumah terbuka lebar. Ketika salah seorang wartawan yang mempunyai wilayah tugas di Rohul coba memanggil seseorang di dalam rumah namun tak ada jawaban.
Menurut keterangan warga sekitar, semenjak Muhammad Zen terlibat permasalahan hukum ini yang bersangkutan jarang di rumah dan tak ada bercengkrama dengan masyarakat sekitar.
"Sudah lama sepi pak. Bahkan semenjak bulan Ramadhan kemarin saya tidak pernah lihat dia. Waktu lebaran idul fitri pun tak ada yang datang ke rumahnya," kata seorang warga yang tak jauh dari rumah Muhammad Zen, Minggu (17/7).
Diakuinya , sejak Kadis terlibat permasalahan hukum, dirinya dan warga sekitar susah untuk berjumpa. Bahkan di Mussolla yang tak jauh dari rumahnya pun tak pernah melihat sang Kadis melaksanakan ibadah.
"Kalau dulu ada sih sekali waktu ada rapat di Mussolla, sekitar 1 minggu menjelang masuk Ramadhan," sambungnya.
Ketika ditanyai tentang kabar sang Kadis sudah dilakukan penahan oleh pihak Kepolisian, Dia mengakui belum mengetahui hal itu. "Tak tau kami Pak. Saya juga belum ada baca di media masa. Namun kalau dia terlibat perkara hukum saya tau itu," tutupnya.
Selain memilki rumah di Desa Koto Tinggi, Muhammad Zen juga memiliki rumah lainnya yakni di Kelurahan Air Hitam di Kota Pekanbaru yang ditempatinya bersama sang istri.(dpr/raj)