Pelaku Curas Dump Truk di Kunto Darussalam Belum Tertangkap
PASIR PANGARAIAN MPR- Walaupun Polres Rohul sudah membentuk tim, Selasa (28/10/2014) lalu untuk mengungkap pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) kasus pencurian dan perampasan mobil dump truk Colt Diesel BM 9422 MH mengangkut sampah pelepah Kelapa Sawit, dikemudikan Chairul Amron alias Ayub (39) warga Kota Lama Kecamatan Kunto Darussalam.
Dimana korban Chairul sendiri, sempat dibuang para pelaku di Kecamatan Rambah Hilir, namun setelah sepekan dilakukan pengejaran oleh penyidik Polres Rohul, Rabu (5/11/2014) kemarin, namun hingga kini para pelaku curas belum juga berhasil di ringkus Polres.
Pengakuan Kapolres Rokan Hulu AKBP Pitoyo Agung Yuwono SIK M.Hum saat dikonfirmasi wartawan Rabu (5/11/2014) sore mengakui, tim Opsnal yang telah dibentuk sejak terjadi peristiwa Curas, hingga kini masih berada di lapangan untuk mengungkap para pelakunya.
Pitoyo juga akui, polisi sendiri sudah kantongi identitas para pelaku curas, yang merupakan jaringan antar provinsi. Apalagi dari ciri-ciri serta identitas pelaku, mereka tidak saja lakukan aksi di Rohul, tapi aksi yang sama terjadi di daerah luar.
“Dari koordinasi dengan jajaran Satreskrim Polres di jajaran Polda Riau, setelah dipelajari, para pelaku bukan saja beraksi di Rohul, namun TKPnya ada di beberapa daerah di jajaran Polda Riau.Kita terus melakukan koordinasi dengan Polda Riau guna mengungkap pelaku Curas,’’ sebut Pitoyo.
Saat ditanya apa mungkin para pelaku curas jaringan antar provinsi,sementara obyeknya hanya membawa kabur dumptruk saja, Kapolres mengatakan, Dump Truk yang dibawa kabur oleh pelaku curas, merupakan aset yang memiliki nilai jual.
Truk colt diesel yang dibawa kabur dicincang dan dikanibalkan, untuk dimanfaatkan di sekitar wilayah perkebunan lain.’’Setelah diperlajari serta koordinasi, para pelaku curas merupakan jaringan antar provinsi yang saat ini masih dilakukan pengejaran oleh polisi,’’jelasnya.