Pencurian Sapi di Rohul Marak, Sudah 6 Pelaku Ditangkap dan 11 Ekor Sapi Berhasil Diamankan

ROKAN HULU- Kapolres Rokan Hulu (Rohul) AKBP Pitoyo Agung Yuwono menyatakan, aksi kejahatan pencurian sapi di wilayah kerjanya marak dan meresahkan pemilik hewan ternak.Menurutnya, seperti aksi pencurian di Simpang Kumis Langgak, Kecamatan Tandun, Selasa (20/10) lalu, tersangka Muis dan Hengki yang tengah membawa satu ekor sapi curian pakai truk cold diesel nomor polisi BM 9285 KB, berhasil ditangkap anggota Polsek Tandun, yang dibantu warga saat berusaha melarikan diri ke tengah kerumunan di Pasar Tandun.

Kemudian, berdasarkan laporan Polisi LP: 66 / X / 2015 / Sek Tandun, Muis dan Hengki, mengaku bahwa sapi dicurinya merupakan milik Supardi (42), karyawan BUMN tinggal di Desa Ujung Batu Timur, Kecamatan Ujung Batuyang. hilang sejak Minggu (18/10) lalu.

Pitoyo menyatakan pula, seekor sapi tersebut rencananya akan dijual dua pelaku ke Kota Pekanbaru. Salah seorang pelaku, Hengki, sebut dirinya, merupakan residivis kasus serupa dengan TKP di Kabupaten Kampar.

"Pemilik truk juga sudah dimintai keterangannya,” ungkap AKBP Pitoyo, saat ekspose di Mapolsek Tandun, didampingi Waka Polres Rohul Kompol Indra Setiawan dan Kapolsek Tandun  Artisal, Sabtu (31/10).

Lalu, Rabu (28/10) sekitar pukul 05.30 Wib, giliran anggota Satuan Reserse Kriminal Polres Rohul tangkap 4 pencuri 10 ekor sapi milik tiga warga Surau Tinggi, Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir, Rohul.

Kemudian, pelaku Junaidi dan Purwanto, yang merupakan warga Sosa Sumatera Utara, serta M. Ihsan dan Andi Saputra warga DK-2 SKPA Desa Suka Makmur, Kecamatan Rambah Samo, Rohul, Riau sempat dibabak belurkan warga Surau Tinggi sebelum dibawa ke Mapolres Rohul.

"Pencurian sapi di Surau Tinggi kita masih dalami penadahnya. Kita upayakan ungkap kasus pencurian hewan ternak ini,” janji Kapolres.


Kapolres juga menegaskan, keempat pelaku ditangkap, saat giring 10 ekor sapi yang diambil dari satu kandang bersama milik tiga warga. Dimana puluhan ekor sapi digiring di kebun kelapa sawit warga, namun sebelum hasil curian dinaikkan ke truk, empat pelaku lebih dulu ditangkap polisi.

Kemudian, tersangka Muis merupakan warga Langgak juga mengakui, dirinya baru pertama kalinya ikut mencuri sapi, sehingga ia belum tahu kemana sapi itu akan dijual.

Sedangkan tersangka lainnya, Hengki menyatakan, dirinya juga belum mengetahui kemana sapi curian itu akan dijual, karena dirinya hanya bertindak sebagai supir. Namun demikian, Hengki tidak mengelak bahwa dirinya juga pernah terlibat kasus pencurian sapi dengan TKP di Kabupaten Kampar. (dpr/Ram)

Berita Terkait

Polsek Panai Hilir Polres Labuhanbatu Gagalkan Peredaran Sabu, Dua Warga Riau Diamankan

Labuhanbatu – Polsek Panai Hilir Polres Labuhanbatu berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan mengamankan dua orang tersangka di Jalan Umum Dusun VII Ujung…...

Patroli KRYD Polres Labuhanbatu Jaga Kondusifitas Malam Hari, Remaja dan Titik Rawan Jadi Sasaran

Labuhanbatu - Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, personel Polres Labuhanbatu melaksanakan kegiatan Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan…...

Patroli KRYD Polres Labuhanbatu Jaga Kondusifitas Malam Hari, Remaja dan Titik Rawan Jadi Sasaran

Labuhanbatu - Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, personel Polres Labuhanbatu melaksanakan kegiatan Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan…...

Wabup Hadiri Musda ke 15 DPD.KNPI Labuhanbatu

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri ST, menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) ke-15 DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Labuhanbatu, di ballroom hotel Permataland…...

Kunker Kajari Ke Polres Labuhanbatu Jadi Momentum Mempererat Koordinasi dan Sinergitas Penegakan Huk

Labuhanbatu – Kepala Kejaksaan Negeri Labuhanbatu, Jeffry Paultje Maukar, S.H., M.H., melaksanakan kunjungan kerja ke Polres Labuhanbatu, bertempat di Lobby Mapolres Labuhanbatu, Jalan MH. Thamrin,…...