Penjaga Kafe di Ujungbatu, Mengaku Ditunjang dan Dipukuli Oknum Polisi di Rohul
ROKAN HULU -Oknum polisi di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), di duga menganiaya, Norzal (31), penjaga Kafe di Tranpol, Lintam, Kelurahan Ujungbatu, Kecamatan Ujungbatu, Kabupaten Rohul, Rabu (25/11) sekitar pukul 13.00 Wib
Peristiwa itu sesuai dengan Laporan Pengaduan (Lapdu), Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor: STPL/81//XI/2015/SPKT/Riau/RES Rohul, Masrijal, Polsek, seperti Norzal, warga Pasir Pinang, Desa Muara Musu, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rohul, laporan itu diterima, Kapolres Rohul melalui Ka SPKT II Ub Bamin, J. M Sinaga Brigadir.
Norzal mengaku dipukuli dan dianiaya majikannya, oknum polisi pemilik Kafe Susi, di Tranpol, Lintam, Kelurahan Ujungbatu, Kecamatan Ujung Batu, Masrizal, polisi ini bertugas di Polsek Bonaidarussalam. "Saya bekerja sama dia, sebagai kasir, tapi dalam dua hari ini kami udah tutup, dada saya ditunjangi, kalau tamparan saya tidak bisa hitung lagi pak, apalagi waktu dia mengahajar saya, posisi saya dalam keadaan tidur," ungkapnya.
Diungkapkannya, dirinya dipijak-pijak, sepertinya tidak berprikemanusian, waktu ditanyakan kesalahan dirinya, malah oknum polisi itu menyuruh dirinya untuk berfikir sendiri. "Saya tanyak apa salah saya, malah dia suruh saya berfikir sendiri," ujarnya.
Saat ditanya, apakah nanti akan berdamai, dirinya mengatakan tidak akan berdamai, sebab dirinya tidak tahu persoalannya, malah dihajar, belum gajinya juga belum dibayarkan selama dua bulan. "Saya minta supaya dia dihukum seberat-beratnya, soalnya suya tidak salah pak," ucapnya.
Norzal usai diperiksa di ruangan Satreskrim Polres Rohul, kemudian terlihat dirinya dibawa penyidik untuk divisum ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Rohul.
Ketika peristiwa ini dikonfirmasi dengan Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono, melalui Hand Phonenya dirinya menjawab jika ini benar akan diperoses sesuai hukum yang berlaku. "Jika benar nanti akan kita proses sesuai aturan hukum yang berlaku," tutupnya. (dpr/Ram)