Sisa Lahan KKPA Desa Redang Seko Patut Dipertanyakan
Pangkalan Kerinci- Pada dasarnya keberadaan Perusahan PT. Tungal Perkasa Plantation, yang bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit, yang beralamat di air molek kecamatan pasir penyu kabupaten indragiri hulu, sangat direspon baik oleh masyarakat redang seko.sebab desa tersebut juga merupakan bagian dari wilayah kerja PT. TPP tersebut.
Berdasarkan hal tersebut perusahan sangup untuk membangun kebun kelapa sawit seluas 2000 hektar,untuk desa redang seko. hal ini diperkuat dengan keputusan bupati :Nomor : 91/460-IMT/V/1999, tentang kesangupan PT. TPP untuk membangunkan kebun sawit seluas 2000 haktar dengan cara kemitraan dengan koperasi redang seko.
Berdasarkan fakta dilapangan etikat baip perusahaan untuk membangunkan kebun KKPA memang sudah terwujud dengan bermitra dengan koperasi redang seko,sebanyak 487 Kepala keluarga telah dapat menikmati hasil dari kebun KKPA tersebut, namun yang menjadi pertanyaan dari masyarakat adalah dari luas lahan 2000 haktar yang dicadangkan tersebut sampai saat ini hanya dapat direalisasikan hanya 974 hektar sisanya 1,026 hekatar hinga saat ini tak jelas kabar beritanya,ungkap salah satu tokoh masyarakat redang seko yang tidak mau disebut namanya kepada Mediaportal riau(01/12).
ia menambahkan lagi kuat dugaan sisa lahan yang 1,026 hektar tersebut telah diperjual belikan oleh koperasi redang seko bekerja sama dengan kepala desa kepada pihak ketiga, dan kami memintah kepada aparat penegak hukum untuk dapat melakukan penyelidikan terhadap permasalahan ini,ungkapnya mengakhiri(sto/dpr)