Warga Resah, Aksi Pencurian Marak di Rambah
ROKAN HULU-Warga di Kecamatan Rambah mengaku dalam bulan
Ramadan 1437 H sangat resahkan dengan maraknya aksi pelaku tindak
pidana pencurian yang masuk kedalam rumah warga, disaat pemilik rumah sedang melaksanakan ibadah salat Tarawih berjamaah di Masjid yang ada di lingkungan tersebut.
Kondisi maraknya pelaku pencurian, warga yang sedang melaksanakan ibadah merasa tidak tenang dan terganggu. Untuk memperpendek gerak langkah aksi pelaku pencurian tersebut, Camat Rambah Arie Gunadi, menghimbau kepada seluruh lapisan
masyarakat melalui Pemerintah Desa dan Kelurahan di lingkungan Pemerintah Kecamatan Rambah, agar dapat bersama-sama menjaga situasi
keamanan ketertiban masyarakat di lingkungan masing-masing
.Sebagaimana hasil Rapat Koordinasi Camat dengan Upika Rambah beserta
para kepala desa dan Lurah, lanjut Arie, pelaksanaan Kamtibmas dalam
bulan Ramadan 1437 H, dimana tahun lalu maraknya aksi Curanmor di
Masjid dan di dalam rumah.
Namun dalam bulan Ramadan ini, sebagaimana laporan dari masyarakat
dan perangkat desa yang diterimanya, saat ini marak aksi pencurian
oleh orang tak dikenal yang mauk kedalam rumah pribadi atau rumah toko (Ruko) "Kondisi itu harus diwaspadai. Kita minta Pemuda, Linmas dan Pemerintahan desa dan kelurahan se Kecamatan Rambah, agar menjadi perhatian terhadap aksi pelaku pencurian itu. Jangan fokus mengawasi ke masjid, ternyata rumah yang ditinggalkan warga untuk pergi beribadah menjadi sasaran empuk bagi pelaku pencurian yang dapat merusak suasana Ramadan di daerah kita," ungkap Camat Rambah Arie Gunadi kepada wartawan, Selasa (14/6) di Pasir Pengaraian
Dia menyebutkan, disejumlah desa di Kecamatan Rambah telah menugaskan para pemuda, Linmas untuk menjaga situasi Kamtibmas di
daerahnya masing-masing." Alhamdulilah, saya melihat Pos Kamling lebih aktif dalam bulan Ramadan 1437 H ini. Berharap, dengan diaktifkannya Pos Kamling dapat mengantisipasi terjadinya sesuatu hal yang tidak di
inginkan," sebutnya.
Camat meminta kepada Babimkamtibmas Kkelurahan dan desa se Kecamatan Rambah, dalam hal kenyamanan umat muslim yang sedang melaksanakan ibadah Ramadan agar tidak terfokus melakukan kegiatan penjagaan
keamanan memalui Patroli ke Masjid, tapi bagaimana kontrol patroli
lebih digiatkan di pemukiman penduduk yang dinilai rawan terhadap
terjadinya aksi tindak pidana umum di wilayah Kecamatan Rambah
"Dalam kunjungan safari Ramadan Pemerintah Kecamatan Rambah ke
desa-desa, telah menghimbau kepada jamaah dan warga desa, untuk
waspada dan berhati-hati saat memarkirkan kendaraan bermotor dan rumah yang ditinggal ketika pergi ke masjid dalam kondisi terkunci dan
aman," jelasnya
Dia menghimbau warga Kecamatan Rambah, bilamana ada oknum yang
dicurigai dalam melakukan aksi tindak pidana pencurian agar dapat disampaikan kepada pihak kepolisian, sehingga informasi itu bisa
menjadikan petunjuk bagi penyidik untuk mengungkap para pelaku yang
diduga melakukan aksi pencurian.(dpr/raj)