Warga Rohul Dukung Polri Mengusut Dugaan Penyalah Gunaan Sapi
ROKAN HULU-Warga Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mendukung pihak Kepolisian dalam mengusut adanya indikasi penyalahgunaan dalam proyek pengadaan ternak sapi di Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan) Rohul. Pasalnya, selama ini warga menilai ada yang tidak beres dalam proyek yang menghabiskan uang rakyat Rohul belasalan miliar itu.?
?Rian, salah seorang warga Rohul mengaku dirinya selalu mengikuti perkembangan informasi bantuan proyek ternak sapi yang kabarnya saat ini di Rohul sendiri sudah memilik sekitar 52.500 ekor ternak sapi.?
?Menurutnya, pengadaan bantuan ternak sapi ini sudah berjalan beberapa tahun terakhir. Bantuan sapi ini disalurkan kepada kelompok tani di berbagai kecamatan di Rohul. Sejatinya, ternak yang disalurkan semestinya sudah berkembang biak dan menghasilkan. Namun kenyataanya malah terbalik.?
?Dilanjutkan Rian, Disnakan Rohul setiap tahun membagikan ratusan ternak kepada kelompok tani. Tapi yang terjadi di lapangan bukan makin bertambah, malah makin berkurang dan hilang tanpa diketahui rimbanya. Sehingga hal ini patut dicurigai bahwa Koptan penerima bantuan tersebut disinyalir banyak fiktif dan rekayasa.?
?"Informasi yang saya dapat hingga tahun 2014 lalu, Rohul sudah punya sekitar 52.500 ekor sapi. Namun, keberadaan sapi itu tak jelas," kata Rian, Senin (21/12)?
?Mirisnya lagi, seharusnya penyaluran bantuan sapi diberikan kepada kelompok masyarakat yang betul-betul memenuhi syarat dengan mengajukan proposal terlebih dahulu. Setiap kelompok akan diberikan 11 ekor sapi, terdiri dari 1 sapi jantan dan 10 sapi betina. Nantinya, jika sudah berkembangbiak, maka sapi indukan ini akan dikembalikan kepada dinas.?
?"Jika memang berkembangbiak, seharusnya selama tiga tahun belakangan ini, populasi sapi di Rohul sudah mencapai 150.000 ekor sapi. Namun kenyataaanya sapi ini tak tau dimana rimbanya," jelas Rian, yang meminta pihak disnakan Rohul mendata sapi-sapinya dan mempublikasikan kepada seluruh masyarakat Rohul.?
?Sebelumnya, pantauan Pekanbaru MX pada Rabu (16/12) siang itu, sekitar lima penyidik dari Polda Riau tengah mengecek serta menggeledah sebuah ruangan di kantor Disnakan Rohul, tujuan penggeledahan itu mengumpulkan data para penerima bantuan hibah sapi tiga tahun itu. Bahkan, pemeriksaan berkas di Disnakan Rohul itu dikabarkan sampai pukul 22.00 WIB rabu malam itu.?
?Lima anggota Polda Riau itu datang ke Kantor Disnakan Rohul menggunakan dua unit mobil merek Avanza berwarna hitam dan putih. Kedua mobil tersebut terparkir tidak jauh dari ruangan sang Kepala dinas, Marjoko. Sedangkan beberapa anggota terlihat sibuk memeriksa berkas di salah satu ruangan kantor Disnakan itu.?
?Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Rohul, Ir Marjoko, membenarkan turunnya anggota Ditreskrimsus Polda Riau ke dinasnya.?
?"Benar mas, tim tipikor menemui kita untuk koordinasi masalah proyek pengadaan sapi itu," kata Marjoko kepada wartawan, yang mengaku semua data dan pertanyaan yang diajukan Tipikor sudah di penuhi.?
?" Saat ini staf kita di proyek pengadaan sapi Rohul itu sedang mendampingi Tim tipikor," kata Marjoko yang tidak mau menjelaskan lebih detil materi pemeriksaan.? (dpr/raj)