Ekonomi Sulit, Jelang Idul Fitri Para Abang di Rohul Mengeluh
ROKAN HULU-Ekonomi sulit, jelang Idul Fitri para "Abang Becak" di Kota Pasir Pangaraian, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), mereka berharap adanya pembinaan dari pihak pemerintah kedepannya, khusus bagi profesi tersebut.
Doris (45) Warga Pasir Pangaraian menjelaskan mereka hanya mampu mengumpulkan uang paling banyak Rp 50 ribu perhari. "Kini sulit pak, pasar-pasar pun sepi, karena ekonomi masyarakat payah, makanya berimbas pada tukang becak," urainya di Taman Kota Pasir Pangaraian, Senin (27/6).
Lanjutnya, kini tukang becak banyak termenung dan duduk mengumpul-ngumpul saja, karena penumpang tak ada "Kalau raun-raun pak, mo abih minya pak penumpang tak ado juo yang dapek," katanya dengan bahasa tempatan.
Di tempat berbeda, Amir (41) menjelaskan, tak tau harus membilangkan apa, kini kondisi ekonomi sulit, ini untuk membayar zakat fitrah saja masih bingung mencarinya. " Oalah binguang pak, ontah apo yang ka dibuek le pak, anak lah nak minta baju rayo lai, olah poniang kini pak," tukasnya.
Tambahnya, kini hanya berharap kuasa dari Allah SWT, untungnya saat Bulan Ramadhan jadi tidak ada membeli rokok. "Itulah awak ndak ada makan siang dan merokok, makanya berapa yang dapat bisa dibawa ke rumah," pungkasnya.(dpr/raj)