Mengenal Sejarah Tugu Pesawat Yang Dulunya Terletak Di Depan Kantor Gubernur Riau
PEKANBARU, PORTALRIAU.COM- Pesawat yang dulunya dijadikan tugu di kantor Gubernur Riau, Pekanbaru adalah jenis F-86 Avon Sabre. Pesawat F-86 Avon Sabre yang dioperasikan TNI AU sejak tahun 1973 akhirnya dikandangkan pasca tragedi jatuhnya pesawat TS-8620 dengan menewaskan pilotnya yaitu Mayor Pnb Budiardjo Soerono.
Peristiwa tanggal 30 Oktober 1980 ini menutup lembar sejarah keperkasaan sang Sabre yang sempat menjadi perangkat tim aerobatik Spirit-78 di masa jayanya. Kemampuan sang Sabre masih dapat ditampilkan para pilot muda pimpinan Mayor Budiardjo saat mengikuti hari ABRI tanggal 5 Oktober 1980 di Jagorawi dengan menampilkan manuver yang spektakuler, lebih spektakuler lagi karena semua anggota tim adalah para pilot siswa konversi yang belum menyelesaikan pendidikan.
Berkat leader yang baik para siswa mampu mengikuti manuver yang sulit sambil fly pass, antara lain dengan melakukan trill in roll, wing over dan clover leaf in box. Meskipun hanya dengan empat pesawat, “penampilan terakhir” F-86 di hadapan publik ini memancing decak kagum.
Kini kita masih dapat melihat sisa-sisa pesawat F-86 Avon Sabre yang dulunya dioperasikan di Skadron Udara 14 menggantikan keberadaan pesawat MiG-21 yang dikandangkan tahun 1966. Sejumlah pesawat F-86 registrasi TNI AU kini masih dapat dilihat di museum di Indonesia dan juga yang dijadikan monumen seperti di depan kantor Gubernur Riau, pekanbaru.
Sedang sisanya semua diborong ke Amerika oleh perusahaan Aero Trader yang memenangkan tender pembelian pesawat F-86 (bekas) pada tahun 1989. Pesawat-pesawat tersebut saat ini tersimpan di Ocotillo, Wells.(adrizas)

Tugu Pesawat yang di cat warna kuning, yang menggambarkan warna khas daerah Di Bumi lancang kuning

jenis F-86 Avon Sabre