10 tahun Menunggu. Warga Rohil Keluhkan Tidak Ada Tiang Listrik
BAGANSIAPIAPI - Warga Rokan Hilir (Rohil) Khususnya Bagansiapiapi sangat mengeluhkan tidak adanya masuk tiang listrik di pemungkiman warga, bahkan warga selama ini telah lama menunggu hingga sampai 10 tahun lamanya. Untuk itu warga mengharapkan tiang listrik sebagai kebutuhan vatal ini dapat di masukan ke pemukiman warga.
Hal itu di utarakan tokoh Masyarakat Kepenghuluan Raja Bejamu, Kecamatan Sinoboi Rohil, Hirahap. Minggu (23/2). Menurutnya, saat ini listrik yang telah mengalir kesetiap rumah warga telah mengunakan kayu yang berasak dari kayu loban, yang di cacakan di atas tanah untuk mengantungkan kebel listrik ke masing-masing rumah warga, namun apa bila kayu tersebut lapuk maka tiangnya pun akan tumbang.
Hampir di penghuluan raja bejamu ini tiang listrik warganya terbuat dari kayu loban, dan yang paling banyak di pemungkiman warga khususnya di jalan Kuala, Bahkan sudah 10 tahun lamanya warga menunggu tiang lisrik dari besi PLN, karna selama ini hanya mengunakan kayu loban yang di cacakan di sepanjang rumah warga, terang Hirahap.
Dia mengatakan, keluhan tersebut sudah lama di sampaikan oleh warga Raja Bejamu yang lebih kurang tinggal di sana 500 KK. Bahkan sudah mengajukan permohonan dan proposal ke pemerintah daeerah. Namun belum ada tanggapan maupun rencana akan segera di bangun, bahkan warga sudah bosan untuk mengajukan permohonan ke PLN maupun Pemerintah.
sebenarnya warga tidak menginginkan yang lain, masuk aja tiang listrik ini sudah cukup bagi warga. Karna tiang dari kayu ini tidak bertahan lama. Sudah di ganti baru yang lainnya patah, jadi warga sudah sangat merasa bosan untuk ganti pasang, ungkap Hirahap.
Hal yang sama juga di rasakan warga jalan Pasir, Kepenghuluan Bagan Hulu. Kecamatan Bangko. Hamzah, mengaku listrik kebutuhan warga yang tidak bisa terlepas dari kebutuhan lainya, kalau tidak ada listrik maka segala kegiatan sudah di buat, bagaimana listrik akan masuk ke rumah warga, kalau tiangnya tidak ada. Namun karna listrik sudah kebutuhan kayu pun jadi untuk mengalirkan api listrik ke rumah. Kalau tidak sulit warga akan punya listrik, timpal Hamzah.(anto).