14 Hot Spot Terpantau di Rohil

BAGANSIAPIAPI - Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menyebutkan sebanyak 14 titik panas atau hot spot saat ini telah terpantau di beberapa willayah Rohil, hot spot yang bersumber dari Kebakaran Hutan dan lahan (Karhutla) ini telah terjadi mulai tanggal 7 hingga 9 Juni 2014.

Demikian di terangkan Kabag Pengendalian Bapedalda Rohil, Suta Wirapraja, ST. Rabu (11/6) di Bagansiapiapi, Menurutnya, titik api yang terpantau itu mulai tanggal 7 sebanyak 2 titik api, tanggal 8 sebanyak 5 titik, dan tanggal 9 sebanyak 14 titik. Namun saat ini temuan itu sudah di sampaikan kapada Instansi terkait, dan saat ini sedang di lakukan pemadaman di lapangan dengan mengunakan alat yang ada.

Pantauan ini kita mengunakan Satelit Terra Singapura, karna satelit tersebut langsung bisa terpantau sesuai dengan di lapangan dan jarang meleset. Namun kalau NOAa 18 ASMC Singapura sering tidak sesuai dengan di lapngan, bukan berarti satelit NOAA tidak bagus, ujar Wirapraja.

Ia menjelaskan, sejauh ini wilayah Rohil sudah lama tidak di guyur hujan, sehingga api akan mudah untuk membakar lahan yang kering. Untuk itu masyarakat harus waspada dengan kondisi yang ada saat ini, jangan membakar lahan pada cuaca yang lagi panas dan akan mengakibatkan Karhutla besar lagi terjadi di Rohil.

ruas hutan yang terbakar saat ini yaitu di labuhan tangga besar kecamatan Bangko sebanyak 1 titik, desa Jojol kecamatan Kubu Babussalam sebanyak 1 titik, desa teluk pulau hilir Kecamatan rimba melintang 1 titik, Desa melayu besar Kecamatan Tanah putih tanjung melawan 2 titik, desa ujung tanjung Kecamatan Tanah putih sebanyak 6 titik, desa pujud kecamatan pujud sebanyak 2 titik, dan desa teluk bano 1 kecamatan Bangko pusako sebanyak 1 titik, rinci Wirapraja.
  
Lebih jauh, ia mengatakan, masyarakat saat ini di minta jangan memakkar lahan, apa lagi saat ini Rohil akan mengadakan iven Internasional yaitu bakar tongkang. Untuk itu bagaimana dalam kondisi ini jangan ada asap yang menyelimuti acara ini, apalagi acara tersebut akan di buka langsung oleh Meteri dan Gubernur Riau, kondisi saat ini harus kita jaga bersama jangan sampai daerah kita terkena asap lagi, seperti yang terjadi seperti tahun lalu. Apa lagi kita dalam tidak lama lagi akan mengadakan iven bakar tongkang dan juga memasuki bulan ramadhan, makanya kita jaga bersama supaya tidak terjadi Karhutla lagi, pungkas Wirapraja.(anto)

Berita Terkait

Wakil Bupati Labuhanbatu Ikuti Zoom Meeting Penyaluran Transfer ke Daerah Untuk Bantuan Bencana se-A

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu mengikuti Zoom Meeting Penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) untuk bantuan daerah terdampak bencana se-Aceh yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam…...

Bupati Labuhanbatu Sambut Kepulangan 217 Jamaah Haji Kloter 13 di Asrama Haji Medan

MEDAN,Portalriau.com– Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM, menyambut langsung kepulangan Jamaah Haji Kelompok Terbang (Kloter) 13 asal Kabupaten Labuhanbatu di Asrama Haji Medan,…...

217 Jama'ah Haji Labuhanbatu Tiba di Bumi Ika Bina En Pabolo

Labuhanbatu,Nusa24.com- Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Bumi Ikata Bina En Pabolo saat Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menyambut kepulangan rombongan jemaah haji asal daerah tersebut, di…...

Meriahnya Perayaan 1 Suro di Desa Kampung Baru, Ribuan Warga Antusias Ikuti Kirab Budaya Jawa

Labuhanbatu, Portalriau.com- Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai perayaan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang bertepatan dengan 1 Suro 1960 Jawa di Desa Kampung Baru,…...

Nt. Hj. Wanjuma Sari Dewi Hadiri Pentas Seni dan Pelepasan Siswa SDN 6 Rantau Utara

Labuhanbatu, Portalriau.com- Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Labuhanbatu, Ny. Hj. Wan Juma Sari Dewi, menghadiri acara Pentas Seni dan Pelepasan Siswa-Siswi Kelas…...