3.960 Unit RLH Rohil Telah Ditempati
BAGANSIAPIAPI - Sebanyak 3.960 unit Rumah Layak Huni (RLH) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) yang telah di bangun Pemkab Rohil saat ini telah habis di tempati. RLH ini telah selesai di bangun semenjak tahun 2006 hingga 2014 oleh Pemkab Rohil dengan tujuan untuk mensejahterakan masyarakat miskin.
Demikian di katakan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) Rohil, Murniwati, Sabtu (31/5) di Bagansiapiapi. Menurutnya, Pemerintah daerah Rokan Hilir sudah membangun tiga ribu unit lebih RLH, RLH ini sejak digulirkannya program pembangunan RLH beberapa tahun lalu yang telah di rasakan oleh masyarakat miskin langsung.
Sejak tahun 2006 hingga saat ini, Pemkab Rohil telah membangun sebanyak 3.960 unit RLH. Dan semuanya RLH tersebut telah selesai dibangun dan ditempati oleh masyarakat Miskin, ujar Murni.
Menurutnya, Program RLH merupakan upaya perbaikan infrastruktur rumah bagi masyarakat kurang mampu, namun dengan syarat warga sasaran program tersebut menempati atau memiliki lahan yang ditempati sebagai milik sendiri, bukan menumpang atau menempati lahan milik orang lain.
"Pembangunan RLH ini melibatkan Kelompok Masyarakat (Pokmas), dimana yang menentukan calon penerima berdasarkan pertimbangan dari pemerintahan kepenghuluan dan pokmas yang ada. Biasanya sasaran utama penerima adalah warga miskin, dan menempati rumah yang dalam kondisi rusa,"tegas Murni.
Dia mengatakan, Program ini juga disebut sebagai upaya perbaikan infrastruktur dan pengentasan kemiskinan, karena biasanya tidak hanya membangun rumah, turut disusul juga pembuatan kolam ikan, pemberian bibit ikan, serta tanaman di pekarangan rumah. Saat ini setiap unit RLH yang dibangun dengan anggaran sekitar Rp80juta, dengan standar berlantai keramik, plafon dan memiliki ketahanan puluhan tahun.
Selain bantuan RLH pemkab Rohil juga memprogramkan Rumah Pangan Lestari (RPL) yang diterapkan di setiap penerima bantuan RLH, supaya bisa di manfaatkan oleh yang menempati, beber Murniwati.
Lebih jauh di katakanya, Program RPL
merupakan sinergi antar dinas seperti dinas Perikanan dan Kelautan, Badan Ketahanan Pangan dan Bapemas Rohil. Murni menjelaskan untuk RLH yang diprogramkan sejak tahun 2006 lalu hingga saat ini sebanyak 3.960 unit telah selesai dibangun, sementara program RLH ini terus berlanjut kedepanya, sebagai upaya mengentaskan kemiskinan di Rohil. Pemkab Rohil terus mencentuskan program-program yang menyentuh langsung masyarakat, timpal Murni.(anto)