Ada Bahasa Tak Sedap Pada Penerimaan Siswa Baru T.P 2013/2014
Bagansiapiapi, Portalriau.com - Kontroversi terkait penerimaan siswa baru di SMPN 1 Bangko Kabupaten Rokan hilir belum lama ini menuai kritikan. Soalnya ada bahasa tak sedap yang di gelontorkan oleh pihak Sekolah kepada wali murid terkait penerimaan siswa baru tahun pelajaran 2013/2014. Penerimaan siswa tersebut menurut keterangan Sahril (nama samaran)(03/07) pihak sekolah lebih mendahulukan anak anak pejabat yang di titipkan melalui orang orang tertentu. sehingga anak anak siswa yang memiliki nilai Surat keterangan Hasil Ujian Nasional (SKUN) terbaik pun mau tidak mau terpaksa harus mengurungkan niatnya bersekolah di sekolah yang tergolong sekolah favorit itu.
Pantas,Wali murid serta siswa kecewa dengan sikap pihak sekolah yang telah memilah milah soal penerimaan, kami kecewa dengan pihak sekolah SMPN 1 yang telah memilah milah soal penerimaan siswa baru, padahal jika di bandingkan nilai SKUN anak kami jauh lebih lumayan dan tergolong tinggi,tapi sewaktu kami mendaftarkan anak kami, kenyataannya anak kami di tolak dengan alasan pihak sekolah tak bisa berbuat apa apa,lantaran banyak nya titipan pejabat kepada sekolah sehingga penerimaan murid baru jadi terbatas kata salah seorang pihak sekolah kepada Sharil selaku wali murid. Yang anehnya lagi tambah Sahril,ternyata di pengumuman, Ada nilai SKUN yang lebih rendah daripada anak kami tapi di terima oleh pihak Sekolah.
Harapan kami,kedepannya pihak sekolah haruslah mendahulukan yang wajib ketimbang yang sunat ,curhat Sahril saat di temui oleh Portal Riau belum lama ini.
Di tempat terpisah, Bustami Selaku Kepala sekolah (Kepsek) SMPN 1 Bangko ketika dikonfirmasi oleh Wartawan Portal Riau melalui seluler (03/07) terkait keluhan wali murid yang kecewa dengan sistem sekolah soal penerimaan siswa baru yang berdasarkan apa, peraturan siapa, Bustami menjawab “siapa Orang tua itu,maaf jangan hanya menerima satu laporan sepihak, kalau bisa bawa yang ngomong jumpa dengan saya.”ungkapnya melalui via sms. sayangnya terkait benar atau tidak nya Bustami selaku Kepsek ada mengucapkan bahasa titipan kepada wali murid lantas Bustami tak bisa menjawab langsung namun pada malam harinya wartawan di datangi orang ketiga yang mengaku suruhan Bustami SPd.(Hen)