Aktivitas Jamaah Tersendat, Dana Operasional Surau Suluk di Rohul Belum Cair
Poralriau.com - PASIRPANGARAIAN - Pengurus Surau Suluk mengaku dana operasional belum cair. Mereka berharap Pemkab Rokan Hulu (Rohul) segera mencairkan dana itu melalui APBD Murni Rohul 2014.
Dampak belum cairnya dana dinilai mengganggu operasional jamaah suluk di Rohul. Mereka belum menjalankan perkumpulan rutin pada tahun ini.
Seperti dijelaskan Pengurus Surau Suluk Syekh Ismail Ade bergelar Kalifah Muda, lambatnya pencairan dana untuk surau suluk belum pernah terjadi di tahun sebelumnya. Anehnya, hingga Oktober 2014, dana belum juga cair.
"Saya pernah pertanyakan ke Dinas Pendapatan Keuangan Aset (DPKA) Rohul. Kata mereka belum cairnya dana karena tidak ada rekomendasi dari Ketua Koordinator surau suluk," kata Ade kepada wartawan.
Padahal, menurut Ade, di tahun-tahun sebelumnya, untuk pencairan dana tidak mesti ada rekomendasi dari Ketua Koordinator Surau Suluk. Sebab, dan itu sifatnya rutin.
Ketua Koordinator Surau Suluk Rohul juga Wakil Bupati Rohul Hafith Syukri mengakui seluruh yang menyangkut bantuan dana merupakan wewenang Bupati Rohul Achmad, bukan wewenang wakil kepala daerah.
Kata dia, sejauh ini, belum pernah ada pengurus surau suluk yang meminta rekomendasi dari dia selaku Ketua Koordinator Surau Suluk.
Melalui APBD Murni Rohul 2014, Pemkab Rohul anggarkan dana untuk jamaah surau suluk sebesar Rp300 juta. Dana itu untuk membiayai aktivitas perkumpulan jamaah suluk tersebar di 16 kecamatan.