Antar Provider BPJS Dinkes Rohul Ajak Seluruh Puskesmas Masuk Dala Jejaring Komunikasi
Portalriau.com - PASIR PANGARAIAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Rohul, mengajak agar seluruh Puskemas dapat masuk dalam jejaring komunikasi antar provider BPJS. Selain itu, seluruh Puskesas juga diharapkan bisa menangani 155 pelayanan penyakit yang tidak bisa dirujuk ke rumah sakit, sehingga nantinya diharaplan tidak terjadinya penolakan pasien di rumah sakit
Itu disampaikan Kepala Dinkes Rohul, drg Grifino, Kamis (2/10/2014), saat membuka kegiatan sosialisasi Pertemuan Pembangunan Jejaring komiunikasi antar faskes primer dan antara primer dengan skunder kabupaten Rohul, di Hotel Sapadia Pasir Pangaraian, yang digelar pihak BPJS Rohul.
“Jejaring komunikasi sangat diperlukan, guna memudahkan seluruh tenaga kesehatan di puskesmas, bisa saling berkoordinasi. Saya berharap, seluruh puskesmas dapat masuk dalam jejaring komunikasi antar provinder BPJS untuk mempermudah pengkoordinasian persoalan rujukan terutama terkait 155 diagnosa penyakit yang tidak bisa di rujuk ke faskes sekunder,”hibau Grifino.
Sementara itu, dikatakan Pimpinan Cabang BPJS Kabupaten Rohul, Suryanto menambahkan, bahwa saat ini peserta BPJS di Rohul sudah mencapai 122 ribu peserta, atau baru seperlima dari penduduk Rohul yang kini mencapai 522 ribu jiwa.
Katanya lagi, sosialisasi jajeraing komunikasi pertama di gelar oleh seluruh provinder BPJS. Kemudian terkait untuk obat, BPJS bekerjsama dengan pihak rumah sakit untuk menyediakannya. Dan rumah sakit harus mnenyediakan obat itu sesuai perturan. Saat ini, perbulannya untuk klaim pasien di Rohul Rp 1,4 miliar, dengan jumlah peserta BPJS di Rohul 112 ribu.
“Dari target seluruh masyarakat dengan 2019 program ‘cakupan semesta’ seluruh masyarakat harus sudah menjadi peserta BPJS.Sedangkan sampai Agutus 2014, untuk dua rumah sakit, RSUD Pasir Pangaraian dan Awal Bross Ujung Batu, untuk klaim pasien BJS sudah capai Rp 2 miliar,”ungkap Suryanto.
Grifino juga mengatakan, melalui kegiatan pertemuan pembangunan jejaring komiunikasi antar faskes primer dan antara primer dengan skunder di kabupaten Rohul diharapkan tidak ada yang ditutupi untuk BPJS yang masuk di puskesmas. Puskesmas agar terbuka termasuk RSUD dan rumah sakit lainnya, yang sudah bekerjasama dengan BPJS. Dimana untuk rumah sakit yang sudah bekerjsama dengan BPJS, yakni RS Awal Bross Ujung Batu dan RSUD Pasir Pangaraian.
“Saya menghimbau, agar seluruh pusat kesehatan masyarakat atau pusekemas di Rohul, dapat menjalin komunikasi antar puskemas dan rumah sakit yang termasuk dalam fasilitas kesahatan sekunder provider BPJS. Karena ini penting guna mempermudah koordinasi,”ajaknya.