Antsipasi Penyakit Kaki Gajah di Rohul Diskes dan BTKLPP Ambil Sample Darah Jari 300 Warga di Ramba
Portalriau.com - PASIR PANGARAIAN - Petugas Dinas Kesehatan (Diskes) Rohul bersama petugas Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Batam dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP), lakukan pengambilan sample darah jari 300 warga di Desa Rambah dan Rambah Hilir Kecamatan Rambah Hilir, untuk mengetahui apakah di dareah itu adanya penyebaran penyakir Vilariatis atau kaki gajah.
Pengambilan darah jari Vilaritas, untuk mengetahui apakah di daerah itu adanya penyebaran virus akibat cacing vilaritas, yang disebarkan dari nyamuk. Untuk mengambil sample darah jari 300 warga di dua desa, petugas Diskes dan BTKLPP melakukan pemeriksaan pada malam hari, mulai pukul 22.00 Wib hingga dinihari.
“BTKLPP merupakan di bawah Departemen Kesehatan (Depkes) RI. Mereka akan mengambil sample darah jari vilaritas 300 warga di dua desa, yang nantinya sample akan dibawa BTKLPP ke Batam untuk diperiksa, apakah mengandung cacing vilaritas penyebab penyakit kaki gajah. Kita bersama BTKL sudah lakukan pengembilan sample darah jari, mulai 30 September hingga 3 Oktober 2014 mendatang, untuk 300 warga yang ada di dua desa kecamatan Rambah Hilir,”terang Kabid P2PL Diskes Rohul, dr Bambang Priyono didampingi Kasi Pemberantasan Penyakit, Abu Syofyan SKL.MKL, Rabu (1/10/2014).
Dr Bambang mengatakan, pada pengambilan sample darah jari 300 warga di dua desa tersebut, melibatkan 14 petugas dari Diskes dan Puskemas Rambah Hilir, sedangkan dari pihak BTKLPP dihadiri Epidimiolog pada Seksi Suveiilans Epidemologi BTKLPP Batam, Sri Wahyuni, SK sera petugas lainnya.
“Pengambilan sample darah jari penyakit vilariatis (atau kaki gajah) dilakukan di daerah yang ada kronis kaki gajah. Dimana pada tahun 2012, juga sudah dilakukan survei di Desa Rambah Hilir dan Desa Rambah kecamatan Rambah, dan hasilnya negatif. Kemudian tahun ini dilakukan lagi survey dengan sasarannya warga desa secara acak, untuk 300 atau 300 sample,”kata Bambang lagi.
Menurut Bambang, dari pelaksanaan pengambilan sample darah jari mulai 30 September hingga 3 Oktober 2014 mendatang, hingga Selasa (30/9/2014) pukul 22.00 Wib sampai Rabu (1/10/2014) pukul 03.00 dinihari, kita dan BTKLPP sudah melakukan pengambilan 220 sample darah jari warga.
“Untuk mengetahui hasilnya, diperkirakan nantinya satu atau dua minggu mendatang. Karena, nantinya sample yang diambil diperiksa dan dibawa BTKLPP ke Batam. Untuk 3 tahun terakhir, ditemukan 6 kasus kronis kaki gajah yang penularannya lewat nyamuk,”
“Jenis penyakit ini, mengandung cacing venalaria walaupun tidak membahayakan dan menyebabkan kematian, namun membuat tungkai kaki bengkak. Agar tidak terjadinya penyebaran penyakit kaki gajah, dihimbau masyarakat Rohul bisa melakukan poal hidup bersih, dengan membersihkan lingkungan dari nyamuk. Pengambilan sample kita lakukan malam hari, karena pada malam hari cacing venelaria hanya nampak di malam hari,”himbau dr Bambang.