ARB: Kaum Terdidik Jangan Khianati Indonesia Selama ini banyak warga yang suka menjelek-jelekkan Ind
Tokoh nasional yang juga calon presiden Partai Golkar Aburizal Bakrie mengingatkan para kaum terdidik agar mencintai negeri ini. Dia mewanti-wanti agar orang-orang terpelajar tidak ikut-ikutan menjelek-jelekkan Indonesia.
ARB, sapaan Aburizal, menyampaikan hal itu di hadapan siswa siswi SMK Intan Husada dan mahasiswa STIM Primagraha, Serang, Banten, Jumat 17 Januari 2014.
"Kalian adalah masyarakat terdidik. Karena itu kalian sebagai masyarakat terdidik tidak boleh menghianati Indonesia. Kalian makan dari bumi Indonesia. Kalian minum dari air Indonesia," kata ARB dalam ceramahnya di SMK Intan Husada dan STIM Primagraha.
ARB mengatakan, siswa SMK dan mahasiswa adalah kaum terdidik. Karena mereka beruntung mendapatkan pendidikan di atas rata-rata rakyat Indonesia. "Rata-rata pendidikan masyarakat Indonesia 5,7 tahun. Artinya tidak sampai kelas 6 SD," ungkapnya.
Karena itu, mereka yang beruntung menjadi kaum terdidik harus bersyukur. Cara mensyukurinya kata ARB bisa dengan berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
"Indonesia belum selesai. Pembangunan juga belum selesai. Tugas kalian meneruskan yang belum selesai. Jangan bilang Indonesia jelek, jangan bilang presiden tidak berbuat apa-apa," ujarnya.
ARB mengayakan selama ini banyak yang suka menjelek-jelekkan Indonesia. Bahkan menjelek-jelekkannya saat di luar negeri.
"Saya harap anak-anak di sini tidak ada yang menjelek-jelekkan Indonesia, dan jangan hianati Indonesia," tegasnya. (viva.n.red)