Atasi Persengketaan Lahan Semua Pihak Harus Berani Lawan Perusahaan Nakal
Portalriau.com - BAGANSIAPIAPI - Semua pihak terkait seperti Dinas Pekebunan, Kehutanan, Badan Pertanahan Nasional (BPN), dan Pertanian Rokan Hilir harus mampu untuk berani melawan perusahaan yang nakal, hal ini untuk menyelesaikan persengketaan lahan yang sering terjadii saat ini dan tidak adannya ujung dari penyelesaian tersebut. Demikian di katakan Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Rohill, Syahril, Sabtu (18/1) di Bagansiapiapi. Menurutnya, perselisihan terhadap lahan antar masyarakat dan pihak perusahaan sering terjadii, bahkan perselisihanya memakan waktu yang cukup lama. Sehingga kalau tidak diambil tindakan tegas di semua pihak terkait maka akan sulit terselesaikan.
"Bukan nya saya seperti pahlawan, namun saya hanya mengusulkan untuk meyelesaikan persoalan lahan ini, semua harus tegas dan berani melawan kepada perusahaan nakal. Terutama dinas terkait, baru bisa di selesaikan. Karna kalau tidak seperti itu sulit akann terselesaikan,"kata Syahril. Menurutnya, persoalan persengketaan lahan sangatnya rentan, bahkan belum selesai kasus lama, namun malah muncul kasus baru yang berselisih antar masyarakat dan perusahaan,"sering kali lahan ini yang berkasus masyarakat dengan pihak perusahaan, malah kasus lama belum selesai dan timbul kasus baru lagi. Kalau kita tidak tegas maka saya yakit tidak terselesaikan,"tegas Syahril.
Dijelaskan Syahril, tugas dinas terkait, seperti BPN harus bisa bersama-sama berani untuk mengukur ulang lahan perusahaan yang memilki izin HGU dengan di lapangan, kemudian Dinas Kehutanan harus dapat melihat hutan yang di garap oleh perusahaan yang di luar dari izin perkebunan yang di milikinya, dan dinas perkebunan dan pertanian akan mengecek luas perkebunan yang di tanam oleh perusahaan. "kalau bersama-sama kita mengecek aktiitas perusahaan di lapangan sesuai dengan izin yang di milikinya, maka akan mudah selesai. Saya yakin akan cepat selesai, selama ini perusahaan kita minta menunjukan HGU nya tidak pernah di berikan, saya yakin banyak perusahaan yang menggarap lahan sesuai dengan izinnya, makanya sering terjadi persengketaan lahan. Saya sebagai diinas terkaiit siap maju kedepan kalau dinas terkait bersama-sama, dan mendapatkan izin dari Bapak Bupati,"kata Syahril.(anto)