Bangunan Rumah Dinas Guru SDN 31 Pinggir Terbengkalai
-Pembangunan Rumah Dinas Guru ( RDG ) SDN 31 Desa Pinggir, Kec.Pinggir, Kab.Bengkalis, RIAU, Sudah 2 Tahun Lebih Tidak Terselesaikan.
-RDG Di Kecamatan Pinggir Sangat Minim dan Terkesan Tidak Di Perhatikan Pihak Dinas Pendidikan Kab.Bengkalis dan Pihak Pemkab Bengkalis.
-Kontraktor Nakal Harus Di Berikan Sangsi Berat.
Pinggir, Portalriau.com -Program pembangunan Rumah Dinas Guru (RDG) merupakan satu dari sekian banyaknya program pembangunan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah Kabupaten Bengkalis. Dengan adanya fasilitas rumah dinas guru tentunya akan menambah ketenangan dan kenyamanan bagi para guru serta dapat memotivasi guru tersebut untuk lebih fokus dalam melaksanakan tugasnya yaitu mencerdaskan serta menguatkan mental dan spiritual peserta didik lewat ilmu pengetahuan.
Dan program rumah dinas guru juga adalah salah satu strategi kebijakan nasional yang ditempuh dalam mewujudkan pembangunan pendidikan. Yaitu, perluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan yang bermutu. Strategi kebijakan tersebut tidak terlepas dari keberadaan tenaga pendidiknya, dan yang lebih diprioritaskan seiring dengan perannya di dalam mendorong dan mendukung proses belajar-mengajar yang lebih optimal dan berhasil.
Dari Pantauan Media ini di lapangan perihal kondisi rumah dinas guru di kecamatam Pinggir, kabupeten Bengkalis terbilang "MINIM". Seperti, bangunan rumah dinas guru di SD N 31 Desa Pinggir, Kec.Pinggir. Saat tim media berkunjung ke SD N 31 tersebut, kondisi bangunannya tidak terselesaikan dengan tuntas dan baik dengan kata lain bangunan RDG tersebut terkesan di terlantarkan.
Muara Tua, S.Pd selaku kepala sekolah SD N 31 Desa Pinggir saat di temui tim Suara Nasional menerangkan, “Kondisi bangunan RDG sudah tidak di lanjuti lagi oleh kontraktornya”, cetus kepala sekolah sambil menunjukkan papan/ plang proyek RDG kepada tim. Pada papan/plang proyek tertera nama proyek Pembangunan RDG Type 45 SD N 31 Dusun Air Gonggang, Desa Pinggir yang di kerjakan oleh kontraktor atas nama CV. NIRMALA BAIDURI, yang sumber dananya berasal dari APBD Kab.Bengkalis Tahun 2010 senilai Rp.327.830.000,-. Dan persoalan ini sudah saya laporkan kepada pihak dinas pendidikan Kab.Bengkalis, sampai sekarang belum ada respon dari pihak dinas pendidikan untuk menindak lanjuti permasalahan terbengkalainya pembangunan RDG di SD N 31 ini”, terang kepala sekolah, Muara Tua, SPd.
Kondisi ini memang sangat delematis, mengingat para guru berangkat mengajar dari tempat yang jauh, dan tentunya akan memakan waktu serta menguras banyak tenaga. Belum lagi jika kondisi cuaca hujan dan akses infrastruktur yang masih belum mendukung keadaannya/ rusak. Hal itu tentu saja dapat membuat para guru jadi malas berangkat mengajar, dan sudah pasti hal ini justru sangat menghambat proses belajar mengajar serta berkembangnya ilmu pendidikan dan kemajuan Sumber Daya Manusia itu sendiri.
Di akhir kunjungan tim SN di SDN 31, Kepala Sekolah SD N 31 Desa Pinggir Muara Tua, S.Pd menyatakan, “Kondisi RDG yang ada seperti di SDN 31ini atau di daerah manapun itu khususnya di kecamatan Pinggir, jangan sampai menurunkan semangat para guru menghadapi situasi kondisi lapangan menuju sekolah dan di dalam ruang lingkup sekolah dalam membangun dan memajukan dunia pendidikan serta meningkatkan SDM para peserta didik. Dan juga kami para guru berkomitmen ‘UNTUK SIAP MENGABDI DIMANA SAJA DI WILAYAH NKRI’termasuk untuk saat ini kami ditempatkan di Desa Pinggir km.7 Kecamatan Pinggir. (* Erwin. Fn/ Sam/ Redaksi ).