Bengkalis Masih Kekurangan Tenaga PPL, Siap-siap Bakal Ada Penambahan 25 Orang Tahun Ini
BENGKALIS - Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluh Pertanian (BKP-PP) Kabupaten Bengkalis telah mengusulkan penambahan tenaga Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) terkait masih minimnya jumlah yang ada saat ini. Anggaran untuk penambahan tersebut telah dimasukkan dalam APBD tahun 2014.
Anggarannya sudah kita usulkan. Sejauh ini kita belum dapat informasi apakah usulan tersebut masuk di APBD atau tidak. Harapan kita tentunya tidak ada perubahan, ujar Kepala BKP-PP, Muhammad Fauzi kepada wartawan, Kamis (20/3/2014). Saat ini tenaga penyuluh yang ada baru 75 orang , dinilai belum memadai jika dibandingkan dengan banyaknya jumlah desa yang ada di Kabupaten Bengkalis. Terlebih pasca pemekaran desa di luar kelurahan, dimana saat ini tercatat sebanyak 155 desa. Tentunya akan membuat tenaga PPL yang perlu bekerja ekstra keras menjalankan kewajiba ke desa-desa.
Saat ini sebanyak 75 tenaga penyuluh pertanian, tersebar hampir di seluruh desa. Satu desa ada yang ditempatkan dua atau satu tenaga penyuluh, tergantung potensi dari desa tersebut. Kita berharap ada penambahan tenaga penyuluh pada tahun ini, ujar Fauzi seraya menyebutkan kalau tenaga penyuluh yang akan direkrut melalui ikatan kontrak yang akan ditinjau ulang per tahun.
Dengan adanya tenaga penyuluh yang memiliki kemampuan memberikan penyuluhan, pihaknya berharap pengetahuan para petani dapat ditingkatkan, terutama dalam mengolah dan memenej pertanian, sehingga pada akhirnya mampu meningkatkan pendapatan para petani itu sendiri, ujarnya.
Kalau ditinjau dari jumlah desa yang ada, Fauzi mengatakan, sebenarnya usulan penambahan tenaga penyuluh sebanyak 25 orang tersebut masih belum memadai, karena normalnya setiap satu desa ada satu tenaga penyuluh. Namun demikian, bukan hanya persoalan tenaga penyuluh saja yang dipikirkan oleh BKP-PP, melainkan juga program-program lainnya. GR/RED