Berhasil Usir Tempat Maksiat Kades dan Guru Diberi Hadiah Umroh
Portalriau.com - Marak warung remang-remang sehingga membuat masyarakat resah, maka Bupati Rohul Drs. H. Achmad, MSi menyampaikan agar partisapasiaktif dari masyrakat, khusus pada kades , tokoh masyarakat terlibat untuk menertibkan itu. Disampaikan Bupati Rohul di Pasir Pangaraian, Senin (11/11/13) termasuk akhir-akhir ini, Polres Rohul sudah menangkap 31 wanita-wanita malam, sangat tidak wajar sekali, jika "Negeri Seribu Suluk" ada aktifitas seperti itu, maka Kades dan aparat desa harus aktif untuk menertibkan itu, bila perlu Kades membawa jamaah suluk itu berdzikir ditempat kafe-kafe atau warung remang-remang tersebut.
"Ini kita sudah bilang sebegai Negeri berdzikir, kok masih ada seperti itu, kalau ada Kades tidak memperdulikan itu, berarti kades itu sudah dapat setoran, nanti kalau Kades bisa membawa jamaah suluk berdzikir ditempat maksiat tersebut, kita akan beri hadiah pada kades untuk diumrohkan," kata Achmad.
Ditegaskan Bupati ke depan, jangan sempat lagi terdengar ada aktifitas wanita-wanita itu, maka masyarakat, Kades harus bisa bekerja sama semua sektor, khususnya dengan Satpol PP Rohul untuk memberantas tempat maksiat tersebut, sebab tempat itu di masyarakat, maka datangi tempat itu secara beramai-ramai.
"Nantikan ribut itu, baru kita periksa nanti, khususnya Kades dan Tuan guru, jika datang ke sana dan berdzikir di sana, supaya mereka malu, maka saya akan umrohkan tuan guru atau Kades tersebut," ucap Achmad. Jadi Kades itu, tugas selain perpanjangan tangan Pemkab Rohul, juga bisa dekat dengan masyarakat, awasi desa itu jangan sempat ada kafe-kafe liar, itu jelas mencoreng marwah Rohul, kemudian jangan pernah terdengar ada Kades terima jatah dari warung remang-remang.
Wakapolres Rohul Kompol Indra, mengatakan terkait dukungan Pemkab Rohul terhadap operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) "Suluk Sakti 2013", pihaknya sangat bangga sekali, sekalipun itu sudah menjadi tugas rutin polri untuk menciptakan rasa aman dan ketertiban umum. Namun, diakui Indra, pihaknya tetap melakukan langkah persuasive dengan melakukan teguran-teguran pada pengusaha kafe-kafe tersebut, saat ini seluruh Kapolsek di Rohul sudah diintruksikan untuk menggelar operasi pekat tersebut, jika pengusaha kafe tidak mengindahkan secara otomatis akan dilakukan tindakan tegas.
"Kita sudah lakukan langkah persuasive, tapi jika tidak didengarkan, otomatis kita akan tindak tegas dengan melakukan tindak pidana tipring," kata Indra. Dihimbau Wakapolres Rohul, masyarakat juga harus berpartisipasi aktif memberikan informasi pada pihak aparat, tidak pekat atau hiburan-hiburan malam, juga informasi lainnya, seperti Togel, penimbuna BBM serta apapun bentuknya jika itu sudah meresahkan masyarakat.(adv/hms/red).