Bersempena Hardiknas Thn 2013, Pemkab Rohul Gelar Seminar Internasional Pendidikan
Tanda tangani MoU dengan Beberapa PT Terkemuka
Pasir Pengaraian,Portalriau.com- Bersempena Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2013 tingkat kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, Pemerintah Kabupaten Rohul gelar Seminar Internasional Pendidikan, Sabtu (4/5), di Islamic Center Pasir Pengaraian. Seminar yang mengangkat Tema, “ Isu-isu Strategis Pendidikan Indonesia Malaysia “ menghadirkan 2 orang nara sumber, yakni Prof.Dr.Mhd.Zaidi Hajazi, Ph.D, Direktur IKMI (Institut Kajian Malaysia Indonesia) Universiti Selangor (Unisel), Malaysia, dan DR.Raduan Idar, Ketua Jabatan Pengurusan dan Keusahawanan Sekolah Pengajian Perniagaan Universiti Kuala Lumpur, Malaysia. Acara Seminar dihadiri Bupati Rohul, Drs.H.Achmad,MSi, Kadisdikpora, H.Mhd. Zen, MM.Pd, dan ribuan guru-guru se Rohul.
Dalam Sambutannya yang cukup panjang, Bupati Rohul Drs.H.Achmad,MSi, pada intinya menyebutkan, komitmennya selaku Bupati untuk memajukan dunia pendidikan di Rohul. Anggaran pendidikan dari APBD Rohul selama kepemimpinannya, diatas 25 % atau jauh melampau nasional yang hanya 20%. Hal itu menurut bupati untuk membiaya pembangunan dibidang pendidikan, seperti membangun infrastruktur dan meningkatkan kwalitas para guru.
Usai menyampaikan sambutannya, bupati secara resmi membuka Seminar, dan dilanjutkan dengan penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) dengan Unisel, Malaysia, bidang pendidikan, yang ditandatangani, Direktur IKMI Unisel, Bupati dan Kadisdik Rohul.
Ditempat terpisah, Direktur IKMI Unisel, Malaysia, Prof.Dr.Mohd.Zaidi Hajazi,Ph.D, kepada sejumlah wartawan mengatakan, Seminar ini merupakan seminar perkembangan, bagaimana kita membangunkan guru-guru mulai tingkat SD,SLTP, SLTA, supaya status guru-guru ini setara dengan guru-guru di Negara-negara luar seperti Malaysia, Singapore dan yang lainnya. Isu-isu strategisnya adalah membangunkan profesionalitas guru.
Tahun tujuhpuluhan, guru-guru di Indonesia banyak yang cemerlang dan mengajar di Malaysia, namun saat ini siswa-siswa Indonesia rama-ramai belajar di Malaysia. Banyak perkembangan positif yang kita lihat dari Pemerintah Indonesia dalam upaya mengembalikan kecemerlangan guru-guru itu, salah satunya dengan memberikan beasiswa kepada para siswa-siswi, para guru, dosen untuk belajar ke Luar Negeri, oleh karenanya, kita percaya suatu saat nanti kecemerlangan itu akan kembali dimiliki Indonesia seperti tahun tujuhpuluhan itu. (adv/humas)