BMKG yakinkan Pekanbaru Hanya Tertutup Embun
Sabtu, 31/05/2014 |
PEKANBARU-Pagi tadi, warga Kota Pekanbaru mulai dicemaskan dengan munculnya kabut tipis, Sabtu (31/5/2014). Terlebih diberitakan juga, di Riau kembali muncul sejumlah titik api dan luasnya lahan K2i di Bengkalis yang sedang terbakar.
Kayaknya ada asap lagi ini. Mungkin karena kebakaran (lahan) yang di Bengkalis. Masih tipis, tapi jangan terulang lagi yang kemarin itu, ungkap Rizky, salah satu warga Panam, Pekanbaru, Sabtu (31/5/2014) pagi.
Namun Badan Meteroligi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Pekanbaru, membantah kabut tipis pagi ini adalah asap. Saat dikonfirmasi, pihak BMKG memberi penjelasan bahwa kabut kali ini hanya embun yang muncul di udara.
Embun yang menyelimuti Kota Pekanbaru pagi ini terukur dengan RH (kelembapan) 98 Derajat Celcius. Embun ini biasanya muncul dari kondisi alam yang ada.
Embun ini muncul akibat curah hujan yang melanda Kota Pekanbaru dan sekitarnya kemarin. Dan pergeseran suhu kelembapan mencapai 22-35 Derajat Celcius, ungkap Staf Analisa BMKG Pekanbaru, Sanya Gautami kepada , Sabtu (31/5/2014).
Dia juga menjelaskan bahwa, kondisi seperti ini juga disebabkan suhu bumi lembab berubah wujud menjadi uap atau embun. Dan embun yang terjadi tadi pagi, memang tergolong cukup tinggi yaitu mencapai 98 derajat celcius. Namun seiring muncul Matahari, embun sudah hilang lagi, dan menurut perkiraan tidak sampai menggangu aktivitas di bandara, jelasnya lebih jauh.
Namun dia tetap mengingatkan bahwa pada Mei hingga Juni nanti, pergerakan angin akan bertiup dari Selatan hingga Barat daya menuju Utara dan Timur Laut, sehingga diminta untuk melakukan pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Karena apabila ini terjadi, kemungkinan asap yang ditimbulkan akan mengarah ke Malaysia dan Singapura.