BOCAH 8 TH DI SIKSA DI PERKOSA ABANG DAN KAWAN KAWANNYA
Duri, - Akibat perceraian kedua orang tuanya banyak yang jadi korban seperti yang di alamai Anisa (8 Th )murid kelas 1 SDN 31 Pematang Pudu Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau, yang di duga di di siksa oleh orang tuanya, saudaranya dan di perkosa abang ( lajang tanggung putus sekolah di bangku SMP) dan di antri oleh teman teman abangnya, kapan saja mereka mau
Anisa yang tinggal bersama ibu tirinya menurut pengakuan Anisa ia sering mendapatkan siksaan yang luar biasa sampai memar memar, benjol benjol oleh ibu tiri dan saudaranya, ayah kandungnya bahkan sering di perkosa abang dan di antri oleh teman teman abangnya Buk Ijah yang bukan nama aslinya,” gadis kecil itu sedang berjalan terlunta lunta lalu ia menghampiri warung tempat kami belanja, saat itu warung sedang ramai di oleh ibu ibu yang belanja, lalu anak malang itu minta air minum kepada si pemilik warung saat itu ia mengatakan buk tolong saya buk saya sering di perkosa oleh abang dan teman temannya, mendengar itu ibu ibu yang ada di warung pada ternganga semua, lalu salah seorangt ibu ibu nyeletuk , burungnya besarnya, ia buk katanya, ia juga sering di siksa di rumah sampai memar memar benjol benjol bahkan pernah telinganya ditusuk pakai paku, memang pada hari itu di sekitar mata sebelah kanan memerah, lalu kami melihat kemaluan anak malang itu memang pada saat itu kemaluan anak itu bengkak sebelah sepertinya sudah rusak .Ibu ibu itu masih kurang yakin dan menanyakan alamat rumahnya
Masih kurangpuas dua orang ibu ibu itu mengajak anak malang itu menunjukan rumahnya, Anisa cukup pintar dan jenius, ia malah ia menunjukan dan menceritakan semua, rumahnya, tempat tempat ia di perkosa, yang lebih bejatnya Anisah pernah di perkosa di bangunan Pondok pesantren yang belum selesai yang tidak jauh dari tempat tinggalnya, kemudian di rumah rumah dan semak semak tempat ia di perkosa dan Anisa masih ingat semua nama nama orang orang yang memperkosa.
Ketika mau diantar pulang oleh ibu ibu itu, Anisa tidak mau pulang dengan wajah seperti ketakutan, terpancar di cawajah anisa ia betul betul binta perlindungan, maka salah seorang dari ibu ibu bernama Yuni memutuskan membawa Anisa kerumahnya
Kemudianpada hari sabtu (08/030 warga jalan Aman sepakat melaporkan penganiayaan itu kepada Polsek Mandau, setelah di ceritakan panjang lebar dan kebtulan hari sabtu, pihakm polsek Mandau menyarankan agar datang lagi pada hari Senin untuk di Visum.
Namun pada hari Senin itu diantara ibu ibu itu tidak ada yang mau jadi Pelapor , dan lagi pula yg jadi pelapor harus sanggup nanti di panggil panggil sidang ke Bengkalis dengan biaya yang lumayan besar, mendengar itu semua menciut karena mereka mupnya tanggup jawab mengurus keluarga di rumah masing masing, saya tidak sanggup,saya punya anak anak juga yang harus saya urus ,kata Yuni
Lalu kemudian warga memutuskan memcari orang tuanya agar orang tuanya yang melapor , karena di kabarkan ibu korban berasal dari Aceh, maka warga menghubungi persatuan Aceh ( PERMASA ) yang di ketua oleh Amir Muthalib, dengan sekejab Permasa menemukan rumah korban, ternya orang tua korban sudah bercerai dan ayahnya sudah kawin lagi, lalu Amir dan beberapa orang warga aceh membawa ayah korban ke Polsek Mandau untuk menjadi pelapor, yang membuat kita yakin bahwa anak itu tersiksa, ketika melihat ayahnya datang ke polsek Mandau Anisa mati ketakutan seperti Nampak setan, dari situ saja bisa menyimpukan sepertinya anak itu benar benar penuh tekanan.
Amir Muthalib selaku ketua Persatuan Masarakat Aceh ( Permasa ) kabupaten Bengkalis mengatakan ,ibu bocah itu sudah pulang ke Aceh dan akhirnya kami menemukan Ayah Kandungnya dan membawa ayahnya ke Polsek Mandau untuk bertanggung jawab menjadi pelaor, tapi sangat di sesalkan ayah kandungnya sendiri tidak mau menjadi pelapor , malah ayahnya mengatakan anaknya ( Anisa ) ada kurang kurangnya dan ia sering bohong , dulu pernah juga seperti ini dan pernah juga di visum hasil negative, mengenai kemaluannya anaknya yang bengkak itu adalah bawaan sejak lahir dan memar di matanya itu karena jatuh kata ayahnya
Mendengar alasan ayahnya semua orang kecewa dan polisi tidak bisa memproses kalau tidak ada pelapor , seharusnya Polisi tanggap saat ayahnya datang ke polsek lalu anaknyanya Anisa ketakutan seperti Nampak setan , ada apa ??? kemudian kemaluan Anisa yg sudah membekak dan memar di matanya karena jatuh kayahnya kenapa langsung percaya saja, sesal Yuni lagi
Pengakuan Anisa itu di benarkan oleh guru guru di sekolahnya,Kabar di keperkosa itu sudah tidak asing lagi, sudah setahun yang lalu hamper semua tetangganya tau, kabarnya mereka sering berpindah pindah rumah di usir warga, Anisa sering memar memar benjol benjol di kepalanya bahkan telinganya pernah di tusuk paku, kami dari pihak sekolah sudah bermacam upaya membantu Anisa, tapi setiap di panggil orang tuanya tidak pernah datang, kami juga sudah adukan ke RT di sekolah tapi tidak ada tanggapan, yang membuat kami malas setiap Anisa mengadu di sekolah Anisa semakin di siksa di rumah, pasa selasa ( 11/03) ibu tirinya datang ke sekolah mau minta surat pindah Anisa katanya mau di masukan ke Panti asuhan, hari itu juga anisa tidak masuk sekolah kata ibu tirinya anisa di bawa kerja sama ayahnya,ujar gurunya
Kami sudah pernah datangi kerumahnya malah kami yang di marahi orang tuanya katanya kami masih bisa mengatasinya, tugas guru di sekolah, di rumah tuga kami, tiru Zar an Kepsek SD31 Pematang Pudu
Kemudian menurut Amir muthalib ketua Permasa informasi terakhir bahwa koran sekeluarga sudah pindah. Kini entah bagaimana nasib Anisa….!!! (Duis)