Bupati Buka MTQ Rohil ke -XI
BAGANSIAPIAPI - Bupati Rokan Hilir (Rohil) H. Suyatno seara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur an (MTQ) Rohil ke -XI, Sabtu (26/4) malam di Batu enam Bagansiapiapi, peresmian ini di tandai dengan penekanan tombol sirine oleh Bupati dengan di dampingi Kemenag Riau Tarmizi Tohor dan Ketua DPRD Rohil, Nasrudin Hasan.
Acara yang berjalan hikmat itu dinikmati ribuan masyarakat. Dengan diiringi tabuh gendang yang dilakukan oleh Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Rohil, M. Job Kurniawan, dan Kemenag Rohil, H. Agustiar, sekaigus menyalakan lampu dengan tulisan MTQ ke - XI diatas anjungan Taman Budaya Batu Enam Bagansiapiapi, sehingga suasana malam MTQ tersebut terllihat meriah dan hikmat.
Dalam Sambutanya, Bupati Rokan Hilir H. Suyatno A.MP dalam sambutanya mengatakan, MTQ Rohil merupakan kegiatan Islam yang termasuk kebanggaan masyarakat Rohiln untuk itu dukungan dari semua pihak sangat di butuhkan untuk kesuksesan acara setahun sekali ini.
LPTQ di Rokan Hilir sebagai lembaga mengangkat perkembangan pembacaan Alquran, dapat melakukan pembinaan, bukan hanya persiapan untuk tampil diajang MTQ saja. Tetapi melakukan persiapan bagi warga masyarakat agar selalu mengerti tentang bacaan Alquran, kata Bupati.
Ketua Panitia Pelaksana MTQ, Azhar. mengatakan MTQ ini sebagai ajang pencarian bibit mempersiapkan qori-qoriah menghadapi MTQ tingkat Propinsi Riau mendatang, dan pelaksanaan MTQ dibiayai dengan aggran belanja daerah Rohil tahun 2014, setiap tahun kita mengadakan perlombaan MTQ, sebagai ajang mencari bakat bagi putra putri kita, sehingga dapat menghantar Rohil ditingkat perlombaan ditingkat Propinsi maupun pasat, ujar Azhar.
Sementara itu, Kemenag Riau, Tarmizi Tohor mengatakan, Provinsi Riau dihuni rata-rata masyarakat melayu yang identik dengan Islam dan menjalankan syariatnya. Untuk itu di harapkan masyarakat Riau hendaklah gemar membaca Al Quran dan gemar menelaah serta menjalankan ajarannya setiap hari, program malam mengaaji sudah di lakukan beberapa kabupaten di Riau, diharapkan kabupaten lainya dapat membuat malam mengaji supaya anak-anak remaja kita tidak mengerti dalam pengajian Al Quran dan maknanya, kata Tarmizi.(anto)