Bupati Kampar Tutup MTQ ke-45 Kampar
KUOK-Bupati Kampar Jefry Noer secara resmi menutup Musyabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kabupaten Kampar ke-45 yang dilaksanakan dilapangan hijau sepak bola Desa Empat Balai Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar Selasa (24/6/14) malam.
Acara penutupan Musyabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-45 berjalan meriah, di sekeliling lapangan yang diterangi oleh lampu-lampu dan masyarakat terlihat tumpah ruah.
Dalam sambutannya Bupati Kampar Jefry Noer menyampaikan ucapan terima kasih kepada para panita dan masyarakat Kuok yang berpartisipasi mensukseskan dan meramaikan MTQ ini. Sehingga perhelatan MTQ ini alhamdullah berjalan dengan aman dan sukses.
Saya mengucapkan terimas kasih kepada seluruh panitia sehingga pelaksaan MTQ dari awal hingga akhir berjalan dengan sukses dan saya mengucapan selamat kepada para pemenang yang sudah sukses meraih prestasi, ungkap Jefry.
Kepada para juara, Bupati berharap jangan berbesar hati, sebab kemenangan ini akan menjadi cambuk untuk belajar dan berusaha lagi dan meningkatkan kemampuan agar bisa bersaing di tingkat Provinsi nantinya. Tak lupa, bisa mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
Selamat juga Kepada para kafilah Kecamatan Kampar yang berhasil mempertahan juara, namun meskipun memeroleh juara umum juga masih banyak terdapat disuatu Desa para pemakai dan pengedar narkoba, ungkap Bupati.
Untuk itu Jefry Noer berharap dengan kemenangan yang diperoleh dua kali berturut-turut semoga Allah memberikan kesadaran kepada para pemakai narkoba bisa berobah dan peredaran narkoba di Kampar bisa berkurang.
Dijelaskannya Musyabaqah Tilawatil Quran yang dilaksanakan bukanlah hanya sekedar tilawah saja, namun lebih jauh dari itu diharapkan kepada qori dan qoriah berserta seluruh masyarakat Kebupaten Kampar mengetahui isi kandungan al-quran dan menjabarkan dalam kehidupan.
Saya yakin bahwa satu-satunya cara mengeluarkan bangsa dari keterpurukan adalah dengan mengamalkan nilai-nilai al-qur’an dan sunah rosulullah baik dalam kehidupan pribadi, keluarga dan bermasyarakat, ungkap Bupati.
Pada kesempatan itu Bupati juga menghimbau kepada para orang tua, para guru, para ulama, ninik mamak agar dapat membekali anak kemenakan kita menjadi generasi penerus yang tangguh, dan akhlak yang mulia.
Pemerintah telah menjadikan pembangunan bidang keagamaan sebagai pilar utama dalam melanjutkan pembangunan yang bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang damai, adil, demokratis dan sejahtera dengan tujuan akhirnya dapat menghapuskan kemiskinan atau yang kita kenal dengan Zero kemiskinan, zero pengangguran dan zero rumah-rumah kumuh, tutur Bupat (rtc/red)