Bupati Larang Adanya Pungutan di Jembatan Pedamaran
BAGANSIAPIAPI - Bupati Rokan Hilir (Rohil), H. Suyatno terlihat gerah dengan oknum yang melakukan pungutan uang masuk ke jembatan pedamaran. untuk itu, Bupati melarang adanya pungutan uang masuk kepada masyarakat dalam melewati jembatann tersebut. Apabila masih di lakukan Bupati akan memberikan sangsi tegas kepada oknum tersebut.
Saya tidak akan segan-segan memberikan sangsi tegas kepada oknum yang masih melakukan pungutan kepada masyarakat dalam melewati jembatan pedamaran, karna tidak ada ketentuan untuk harus membayar uang masuk untuk melintasi jembatan pedamaran, ujar Bupati Rohil, H. Suyatno, Rabu (9/3) di Bagansiapiapi.
Menurutnya, Selama ini masyarakat Rohil terutama warga di Kecamatan pekaitan telah sering mengunakan jembatan pedamaran sebagai penyemberangan, hal itu dapat di maklukmi karna kalau mellintas jalan seperti biasanya maka masyarakat memerlukan waktu yang cukup lama. Namun kalau mengunakan jembatan pedamaran ini maka masyarakat hanya membutuhkan waktu selama 15 Menit ke Bagansiapiapi.
Walaupun jembatan pedamaran belum di resmikan, namun sudah banyak warga pekaitan saat ini yang melintas ke jembatan tersebut apa bila hendak ke Bagansiapiapi, itu dapat maklumi. Karna jangka waktu ke bagan cukup singkat, namun jangan di manfaatkan kondisi tersebut melakukan pungutan, tegas Bupati.
Dia mengatakan, setiap masyarakat sering di patuk pungutan sebesar Rp10000, hal itu di lakukan semua orang tanpa kecuali. Sehingga akan dapat menimbulkan kejolak yang tidak di sangkakan nantinya, pungutan itu tidak di benarkan, maka jangan gara-gara sedikit bisa menjadi besar, sebelum terjadi hal yang tidak di inginkan janggan di lakukan yang tidak benar. Sehingga dapat merugikan daerah kita sendiri, ungkap Bupati.
Lebih jauh dijelaskannya, tidak lama lagi, kedua jembatan pedamaran akan segera di resmikan oleh Menteri PU, dan saat ini kedua jembatan sudah hampir selesai 100 persen. Maka setelah di resmikan masyarakat baru dapat melintasi dengan waktu singkat, kita sama-sama berdoa, mudah-mudahan pada bulan juni kedua jembatan pedamaran akan segera di resmikan. Sehingga masyarakat dapat memanfaatkan dengan cepat jembatan tersebut, kata Bupati.(anto)