Bupati Tinjau Pelaksanaan UN SMP/MTs
BAGANSIAPIAPI - Bupati Rokan Hilir (Rohil) dalam hal ini yang di Wakili Assisten IV Sekdakab Rohil, Azhar. Melakukan peninjauan terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk sekolah SMP dan MTs, yang serentak di laksanakan. Senin (5/5) hari. Dalam peninjauan ini yang menjadi sasaran untuk di kunjungi yaitu sekolah yang ada di Bagansiapiapi Kecamatan Bangko.
Pada peninjauan ini, Assisten IV telah didampingi langsung oleh Kadisdik Rokan Hilir, Hj.Misnawati SPd, dan Sekretaris Drs. Khairul Azam. dan beberapa staf dan pengawas dilingkunga Dinas Pendidikan Rohil, serta Kabag Humas Sekdakab H Syamsul Kidul.
Adapun sekolah yang ditinjau oleh rombongan itu yaitu mulai dari SMPN 1 Bangko, kemudian dilanjutkan ke SMP Muhammadiyah di Jalan Pahlawan Bagansiapiapi dan SMP Perguruan Wahidin Bagansiapiapi.
Dalam kunjungannya, Assiten IV Sekdakab Rohil, H Azhar. mengatakan, Pelaksanaan ujian nasional di Rokan Hilir berjalan aman dan lancar, dirinya memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan kepada sekolah yang melaksanakan ujian nasional, Memang saya akui masih ada beberapa kekuarangan dari pelaksanaan UN ini,akan tetapi itu bukan dari pihak sekolah atau Dinas, akan tetapi dari soal ujian yang disampaikan ada yang kurang dan soal ganda, kita minta kepada guru pengawas untuk membuat berita acaranya dan saya tidak mau anak didik kita yang dirugikan akibat kekuarangan ini, ujar Azhar.
Menurutnya, kedepanya Pemerintah Pusat supaya memberikan kepercayaan kepada Pemerintah Propinsi dalam memperbanyak soal, hal ini agar tidak terus menerus terjadi kesalahan dalam pelaksanaan Ujian Nasional tersebut.
Kalau untuk membuat soal tak apa-apa dari Pusat, akan tetapi kalau untuk memperbanyak berilah kepercayaan kepada Dinas Pendidikan Propinsi, intinya kalau ada kesalahan atau kekurangan soal kita dekat untuk menkomunikasikan, kalau di pusat sama siapa kita berkomunikasi, tentu payah, padahal kesalahan itu-itu saja sehingga merugikan waktu kita, tegas Azhar.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Rokan Hilir, Misnawati menambahkan, dari tiga sekolah yang ditinjau memang ada sedikit terkait soal, namun pihaknya telah mewanti-wanti guru-guru agar cepat tanggap dan apa yang terjadi harus membuat laporan dan berita acaranya secara lengkap dan laporkan ke Dinas.
Hal ini untuk mempermudah saya melakukan komunikasi terkait dengan pelaksanaan UN ini di sekolah,sebab lain sekolah lain persolanya, maka dengan dasar ini saya mudah untuk mengurusnya, dan kita minta berita acaranya harus jelas, dan kita tidak mau anak didik kita dirugikan nantinya, pungkas Misnawati.(anto)