CKTR Proyekkan Instalasi Air Bersih di Setiap SKPD
Portalriau.com - BAGANSIAPIAPI - Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mulai tahun ini akan memulai proyeksi membangun instalasi air bersih di setiap perkantoran SKPD se Rohil, sehingga seluruh kantor SKPD tersebut akan memiliki air bersih. "Tahun ini kita telah menganggarkan untuk pemasangan instalasi air bersih di semua SKPD se Rohil, dan tahun ini akan mulai di tenderkan. Supaya seluruh SKPD memiliki air bersih, karna selama ini seluruh SKPD belum memiliki air bersih,"ujar Kepala Dinas CKTR Rohil, Syafrudin. Senin (3/2) di Bagansiapiapi.
Menurutnya, Memang selama ini kendala untuk penempatan sejumlah kantor yang telah siap huni dipesisir sungai Rokan itu disulitkan dengan air bersih, jadi tahun ini telah di usulkan proyek air bersih ke dalam APBD,"untuk pembangunan air bersih ini, akan kita upayakan membuat sistem yang mengakibatkan seminim mungkin resiko pada pemerintah, artinya bayar pekerjaan setelah siap fungsi. Tidak ada sistem menggandengkan investor, melainkan dengan melakukan tender langsung. Dengan pagu anggaran sekitar Rp 25 Miliar yang pelaksananya dinas terkait yaitu CKTR,"tegas Iput pangilan Syarifudin.
Di Tahap awal, Tambahnya. telah menurunkan tim ahli untuk melakukan surfei disejumlah lokasi, salah satunya pada aliran sungai parit atmo dibatu enam, namun sampai saat ini belum ditentukan sejumlah luas area yang akan diganti rugi sebagi lahan proyek air bersih,"pembangunannya tetap di lakukan tahun ini, dan lahan yang akan di gunakan seluas 2 hektar,"ungkap Iput. Dijelaskannya lagi, bahwa pelaksana yang akan dibuat nantinya diantaranya membuat instalasi pengairan dan membuat waduk bendungan. Dengan alasan dan kemungkinan tertentu waduk sebagai tempat penyimpanan air yang siap dialirkan setiap saat walaupun dimusim kering.
"Setakat ini jika terlaksana proyek itu, kita prioritaskan untuk perkantoran dipesisir sungai Rokan batu enam saja dulu, nanti setelah kita lihat apakah bobot air cukup dan memadai juga akan disalurkan pada masyarakat Bagansiapiapi,"papar Iput. Harapanya, jika nanti benar terlaksana tender proyek tersebut diminta kepada kontraktor agar benar mengerjakan sesaui aturan,"karena kalau tidak akan merugikan banyak pihak termasuk pelaksana itu sendiri dengan tidak dibayar Pemda, pemda membayar jika sudah mendapatkan air bersih,"tegas Iput.(anto)