Dari Jamkesda ke BPJS 185 Ribu Warga Rohil Masih Menunggu
Portalriau.com - BAGANSIAPIAPI - Pemerintaha Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) saat ini sedang mengupayakan proses Jaminan Kesehatan daerah (Jamkesda) agar bisa masuk dalam Program Jaminan Kesehtaan Nasional (JKN), karna saat ini sebanyak 185 Ribu Warga Rohil Masih Menunggu untuk bergabung ke Badan Penyelengaraan Jaminan Sosial (BPJS). Demikian di katakan Kepala Dinas Kesehatan Rohil, Junaidi Saleh, Sabtu (1/3) di Bagansiapiapi, menurutnya, Mengenai Jamkesda masih dibicarakan hingga saat ini, karna sampai saat ini masih banyak warga yang belum menjadi anggota BPJS. "Hal ini juga yang menjadi topik utama yaitu kekurangan dana, yang berperan dalam kelancaran pelaksanaan kegiatan ini mengoptimalkan jaminan kesehatan masyarakat Rohil, sementara untuk mencapai keinginan itu memiliki dana, semnetara kita kurang untuk menajmin semua warga dalam pendaftaran BPJS,"terang Junaidi.
Maka, lanjutnya. sebanyak 185 ribu jiwa dan sekitar 8 persen masrakat miskin masih menunggu dalam ketidak pastian. Namun, pihaknya mengaku akan mengupayakan karena memang penerima Jamkesda merupakan masyarakat miskin yang perlu diutamkan tentang kesehatannya. ”kalau Jamkesda tak bisa masuk kita khwatir nantinya malah JKN ini gak terlaksana dengan baik, apalagi kan kesehtan ini untuk masyarakat miskin, maka kita akan maksimalnya masyarakat miskin dapat bergabung ke BPJS,”terangkan.
Sejauh ini, lanjutnya. mamang baru Jamkesmas yang terdaftar yang bisa masuk ke BPJS, namun Jamkesda belum bergabung. Sebab anggaran terbatas,"kita bersama anggota dewan sedang membicarakan untuk keperluan masyarakat banyak, agar semuanya baik Jamkesmas maupun jamkesda bisa bergabuung ke BPJs. Untuk itu kita minta masyarakat bersabar karena kita sedang upayakan dengan membahas dengan dewan serta mengkoordinasikan dengan BPJS selaku penyelengara JKN,”kata Junadi(anto).