Dewan Harapkan Daerah Perbatasan Harus di Perhatikan
BAGANSIAPIAPI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mengharapkan daerah perbatasan harus mendapatkan perhatian, Untuk itu. Pemkab Rohil harus membuat berbagai terobosan untuk meningkatkan pembangunan di daerah tersebut.
kita mengarapkan Pemkab Rohill harus memberikan perhatian lebih kepada daerah perbatasan, sehingga nantinya adanya sentuhan pembangunan. Maka daerah perbatasan terutama tapal batas dapat lebih terjaga dan komplik lintas perbatasan pun dapat terhindar, ujar Ketua Komisi I DPRD Rohil, Dedi Humadi. Sabtu (24/5) di Baganisiapiapi.
Menuurutnya, Selama ini pelemik atau komplik yang terjadi sering di picu karna tapal batas, karna hal ini bisa terjadi pembangunan daerah tersebut tidak ada dan sangat minim sekali. Sehingga perlunya terobosan-terobosan baru yang dapat mengembangkan daerah tersebut, kalau dapat pemkab Rohil harus bisa membangun Infrastruktur desa di sana (Perbatasan, red), selain itu bangunan-bangunan sosial dan pemerintah harus di bangun disana. Sehingga pemerintah ada perpanjangan tangan untuk membek up di daerah perbatasan tersebut, tegas Politisi Golkar ini.
Tambahnya, Pemkab Rohil juga harus dapat mensentralkan daerah-daerah perbatasan dengan dapat meningkatkan status kepenghuluan atau dusun, sehingga dapat mengurangi konflik lintas perbatasan yang terjadi selama ini, saat ini tapal batas Rohil dengan Sumut dalam tahap pembahasan dan mengarah kepada penyelesaian, di harapkan dalam waktu dekat sudah dapat selesai. Pada hal sebelumnya daerah perbatasan ke dua daerah ini sempat terjadi konflik. Namun Alhamdulillah dapat di selesaikan dengan cepat, beber Dedi.
Lebih jauh di sebutkanya, Pemkab Rohil juga harus dengan cepat untuk menyelesaikan kasus lahan yang menjadi persengketaan antar warga. Kalau tidak cepat di selesaikan akan menjadi persoalan di kemudian hari nantinya, jangan persoalan lahan ini di perlama untuk di selesaikan, di takutkan akan berdampak buruk bagi masyarakat dan daerah. Maka sebelum terjadi hal yang tidak di inginkan agar secepatnya di tangani, timpal Dedi.(anto)