di Buat Tempat Pacaran ABG. Warga harapan Lampu Penerangan di Batu 6

BAGANSIAPIAPI - Warga Bagansiapiapi Kecamatan Bangko Rokan Hilir (Rohil) mengarapkan adanya lampu penerangan yang berada di kawasan perkantoran Pemkab Rohil di batu 6, pasalnya selama ini kawasan tersebut banyak di gunakan orang serutama anak ABG untuk di jadikan tempat berpacaran di malam hari.

Pemkab Rohil ini. Karna hampir setiap malam kawasan tersebut di mafaatkan orang terutama anak ABG untuk berpacaran, kalau tidak maka kawasan ini akan menjadi tempat mesum bagi orang yang tidak bertangungjawab, ujar Tokoh Masyarakat Bagansiapiapi, Zulkifli Muhtar (57). Senin (5/5) di Bagansiapiapi.

Diterangkanya, hampir setiap malam kawasan perkantoran tersebut di gunakan sebagai tempat berpacaran oleh anak-anak ABG, karna di lokasi tersebut selain tidak ada penerangan lampu, juga banyak tempat duduk dan pohon-pohon rendang yang bisa untuk berduaan. Sehingga membuat hal yang tidak baik bagi anak-anak ABG, bayangkan bukanya di malam minggu saja namun hampir setiap malam orang berduaan di tempat-tempat gelap di kawasan batu enam 6 ini, kalau bukan berpacaran terus mengapain lagi. Kalau tidak percaya boleh siapapun untuk melihatnya setiap malam, pasti ada yang berpacaran. Dan datang orangnyapun dari asal manapun, tegas Zulkifli.    

Dia mengatakan, lokasi yang sering di gunakan untuk berpacaran itu mulai dari bundaran ikan batu enam hingga ke tempat kafe ujang lenong dan sekitarnya. Kalau tidak cepat di tindak maka di takutkan semakin banyak orang mengambil peluang untuk berbuat hal yang menyimpang dari ajara Islam, selama ini sudah dapat di buktikan, karna baru-baru ini kantor Istansi di Rohil ini pernah menemukan banyaknya kondom laki-laki yang di temukan di sana (kawasan perkantoran, red). Namun belum ada juga tindakan cepat dari Pemkab Rohil untuk tidak terulang hal sedemikian, ungkap Zulkifli.

Diakuinya, semenjak penemuan kondom itu, saat ini ada beberapa anggota sat Pol PP yang melakukan patroli rutin setiap malamnya. Namun hal itu tidak akan membuat orang jera untuk tidak melakukan pacara di tempat tersebut, karna satpol PP hanya bersifat patroli. Selesai itu orang datang kembali untuk berpacaran di waktu itu.

Saya pernah melihat Satpol PP melakukan patroli, namun hanya bersifat meliha saja. Artinya Kalau terlihat orang sedang berduaan maka di senternya pakai lampu mobilnya lalu di suruh pulang begitu saja. Namun orang tersebut bukanya pulang, malah setelah satpol PP pergi lalu orang tersebut datang lagi untuk mojok berduaan. Jadi yang lebih bagus patroli tetap dan di beri penerangan lampu di sepanjang jalan menuju perkantoran batu 6 tersebut, kata Zulkifli.(anto)  

Berita Terkait

Wabup Jamri Pimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri, ST., memimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 yang digelar di Lapangan Diklat BKPP Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (18/06). Kegiatan…...

Wakil Bupati Labuhanbatu Ikuti Zoom Meeting Penyaluran Transfer ke Daerah Untuk Bantuan Bencana se-A

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu mengikuti Zoom Meeting Penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) untuk bantuan daerah terdampak bencana se-Aceh yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam…...

Bupati Labuhanbatu Sambut Kepulangan 217 Jamaah Haji Kloter 13 di Asrama Haji Medan

MEDAN,Portalriau.com– Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM, menyambut langsung kepulangan Jamaah Haji Kelompok Terbang (Kloter) 13 asal Kabupaten Labuhanbatu di Asrama Haji Medan,…...

217 Jama'ah Haji Labuhanbatu Tiba di Bumi Ika Bina En Pabolo

Labuhanbatu,Nusa24.com- Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Bumi Ikata Bina En Pabolo saat Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menyambut kepulangan rombongan jemaah haji asal daerah tersebut, di…...

Meriahnya Perayaan 1 Suro di Desa Kampung Baru, Ribuan Warga Antusias Ikuti Kirab Budaya Jawa

Labuhanbatu, Portalriau.com- Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai perayaan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang bertepatan dengan 1 Suro 1960 Jawa di Desa Kampung Baru,…...