Dibangun Setengah Sak Satu Molen , Warga Sayangkan Pembangunan Gg Kairo
BAGANSIAPIAPI - Warga Kepenghuluan Bagan Punak Pesisir, Kecamatan Bangko Rokan Hilir (Rohil) menyayangkan pembangunan Gang (Gg) Kairo yang ada di lingkungannya, karna pembangunan jalan tersebut telah di bangun dengan bahan setengah sak semen dalam satu molin. Sehingga jala tersebut saat ini sudah mengalami retak. "Kita selaku warga kepenghuluan Bagan Punak Pesisir sangat menyayangkan pembangunan gang kairo ini, karna pembangunanya tidak sesuai dengan pembangunan biasanya. Sebab dalam pembangunanya di bangun dalam setiap satu molin setengah sak, dan saat ini pembangunan jalan gang nya sudah mengalami retak,"ujar Ketua Pemuda Kepenghuluan Bagan Punak Pesisir jalan Pasir, Kaulan Jaya, Kamis (27/2) di saat peninjauan jalan tersebut. Dia mengatakan, Pembangunan gang tersebut tepatnya di jalan pasir RT 10 RW 01 Kelurahan Bagan Punak pesisir, yang di kerjakan pada akhir tahun 2013. Namun saat ini jalan yang di bangun itu sudah mengalami retak yang cukup jelas kalau di lihat dengan mata telanjang.
"Apa tidak menjadi retak seperti ini, karna awal di bangunnya saja sudah salah dan tidak kapasitasnya. Bayangkan dalam setiap satu molin semennya sebanyak setengah sak, sementara krikil dan pasirnya 10 kong atau ca. Mana mungkin bangunanya itu akan kuat dan bertahan lama kalau bahanya tidak berimbang,"tegas Jaya. Menangapi hal itu, Kepala Kepenghuluan Bagan Punak Pesisir, Muhammad To'ib membenarkan kalau jalan yang di bangun untuk menuju kantornya itu tidak sesuai dengan spedural. Hal itu karna adanya pertimbangan dan menimbang yang selama ini kantornya tidak memiliki jalan maupun bodi jalan. "Proyek jalan itu di bangun atas tender PL dengan anggaran Rp100 jutaan, terhadap kerusakan itu saja pasrah saja apa yang di buat oleh kontraktor pekerja, bahkan proyek itu baru selesai belum sampai 3 bulan ini. karna selama ini jalan tersebut belum memiliki bodi jalan. Jadi dengan adanya jalan ini sudah bersyukur kita. Selama ini kita sangat sulit untuk menujuu ke kantor,"kata To"ib.(anto)