Disdik Taja Sosialisasi Dana Bos dan BSM
BAGANSIAPIAPI - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) melakukan sosialisasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Siswa Miskin (BSM) bagi sekolah SD dan SMP Negeri dan Swasta se Kabupaten Rohil. Supaya dana tersebut di pergunakan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Hari ini, (kemaren, red) Disdik melakukan sosialisasi tentang dana BOS dan BSM bagi sekolah SD dan SMP sederajat se Kabupaten Rohil, supaya dana yang di gunakan oleh sekolah benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan aturan yang berlaku, ujar Kepala Disdik Rohil, Misnawati, SPd. Kamis (5/6) di Bagansiapiapi.
Menurutnya, bantuan dana BOS dan BSM yang di berikan oleh pemerintah pusat untuk daerah sangat membantu anak sekolah yang kurang mampu di Rohil, namun dana tersebut harus di gunakan sekolah sesuai sasaran. Sehingga anak miskin dapat menikmatinya.
Seperti dana BOS ini, sekolah harus di gunakan dengan benar, baik untuk operasional sekolah seperti perehapan gedung, untuk siswa, dan sebagainya. Termasuk dana BSM harus di serahkan kepada siswa yang benar-benar miskin dan tidak mampu, tegas Misnawati.
Lebih jauh, ia mengatakan selama ini pengunaan dana BOS sering di gunakan sekolah ke hal yang tidak di perlukan, sehingga banyak dana-dana BOS yang kurang bermanfaat untuk sekolah maupun untuk kegiatan siswa itu sendiri.
dana BOS ini jelas peruntukanya, jadi jangan di salah gunakan oleh sekolah lagi. Apalagi suntikan dana Bos setiap tahun terus ada kenaikan dari Pemerintah pusat, yaitu SD sebesar Rp450 juta, SMP sebesar Rp500 juta. jadi harus benar-benar di gunakan peruntukanya, serta SPJnya juga harus benar, terang Misnawati.
Masih menurutnya, pihak Bank yang mentrasfer langsung bantuan dana BOS ke sekolah, harus juga di lakukan dengan cepat. Sehingga bisa di gunakan sekolah dengan cepat juga, di samping itu pihak Bank harus juga bisa memberikan penyuluhan bagaimana cara mengunakan rekening dan ATM di sekolah, terutama bagi sekolah yang jauh daerah kecamatanya.
sekolah-sekolah kita terutama yang jauh berada kecamatannya yang belum tahu mengunakan rekening dan ATM untuk mengambil uang bantuan tersebut. Maka kita berharap pihak Bank BNI yang sudah melakukan kerjasama dalam mentrasfer bantuan ini agar dapat memberikan penyuluhan di setiap sekolah, jangna hanya sekolah yang dekat dengan perkotaan saja, timpal Misnawati.(anto)