Disnakan Bentuk Tim Kesehatan Pemeriksaan Hewan Kurban
Portalriau.com - PASIR PANGARAIAN - Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan) Kabupaten Rohul, membentuk Tim Kesehatan Hewan yang nantinya, tim tersebut akan memeriksa kesehatan hewan kurban di 16 kecamatan melibatkan 17 Petugas Penyuluhan Lapangan (PPL). Diterangkan Kepala Disnakan Rohul, Drs. Marjoko, nantinya tim kesehatan hewan akan turun ke pedesaan, guna memastikan kesehatan seluruh hewan kurban selama pekan hingga dua hari menjelang Idul Adha 1435 Hijriyah bertepatan Minggu 5 Oktober 2014. “Nantinya, tim Kesehatan hewan memastikan kesehatan hewan kurban, itu sesuai ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal),”jelas Marjoko, yang didampingi Sekretaris Disnakan Rohul Indra Juni Putra SP, Rabu (24/9/2014). Diakui Marjoko, bahwa ada tiga kriteria hewan yang bisa dipotong, yakni kondisi sehat, cukup umur dan tidak cacat. Selain itu, nantinya Disnakan berhak dan meminta agar sapi yang sakit tidak dipotong, sebab akan menular kepada hewan lain. Jika dilakukan, itu melanggar Undang-Undang Nomor 18 tahun 1999, tentang kesehatan hewan. Ditambahkan Marjoko, meningkatnya jumlah hewan kurban yang di potong setiap tahun karena faktor ekonomi dan faktor keimanan masyarakat yang meningkat. Dia memprediksi, jumlah hewan kurban tahun depan juga meningkat. Sedangkan diakui Sekretaris Disnakan Rohu, Indra Juni Putra menyatakan, bahwa estimasi jumlah hewan kurban yang akan dipotong Idul Adha tahun ini sekitar 2.694 ekor, terdiri sapi 2.377 ekor, kerbau 198 ekor, dan kambing 161 ekor. Pada tahun 2013 lalu, hewan kurban yang dipotong sekitar 2.478 ekor, terdiri sapi 2161 ekor, kerbau 179 ekor dan kambing 138 ekor. “Stok sapi masih dari lokal. Bahkan pihak provinsi dan masyarakat Kampar masih mencari sapi di Rohul. Karena kualitas sapi kita memang diakui dan diminati, sebab gemuk-gemuk,”ucap Indra, dan menurutnya hewan kurban yang akan dipotong di Masjid Agung Madani Pasirpangaraian sekitar 210 ekor. Ucap Indra, masyarakat akan lebih banyak memilih sapi sebagai hewan kurban karena lebih mudah dicari, dan untuk satu ekor sapi kurban bisa untuk 7 orang. “Bila memang tidak cukup dalam kelompok, maka baru dipotong kambing. Kerbau memang diminati, tapi jumlahnya masih sedikit,”kata Indra. Menurutnya lagi, sebelumnya sesuai data Kantor Kemenag Rohul, hewan kurban yang akan dipotong pada Idul Adha tahun ini sekitar 2.800 ekor. Jumlah itu dinilai mengalami peningkatan sekitar 13 persen dari tahun sebelumnya, atau terjadi peningkatan sekitar 322 ekor, dan data itu dari laporan seluruh Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan.(Hendra)