Distanak Rohil Akui Lahan Pertanian Nihil Terbakar
BAGANSIAPIAPI - Dinas Pertanian dan Perternakan (Distanak) Rokan Hilir (Rohil) mengakui selama Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Rohil tidak ada atau nihil terbakar, karna selama Karhutla yang banyak terbakar lahan perkebunan dan hutan.
Hampir terbilang nihil lahan pangan atau pertanian di wilayah Rohil terbakar akibat karhutla, kalau pun ada hanya pembakaran selesai panen padi oleh petani Rohil,"ujar Kepala Distanak Rohil, Muslim, Senin (17/3) di Bagansiapiapi.
Menurutnya, selama Karhutla di Rohil, yang banyak terjadi kebakaran lahan terjadi pada hutan lahan masyarakat dan perkebunan. Sementara lahan pertanian miliik masyarakat Rohil tidak ada yang terbakar, sehingga pertanian Rohil saat ini terus melakukan penanaman dan pemanenan, saat ini hampir semua pertanian Rohil sudah selesai pemanen Padi, sehingga banyak gerami padi yang tinggal. Dan gerami itulah yang di bakar oleh para petani, namun kebakaran langsung akibat karhutla boleh terbilang tidak ada di seluruh kecamatan se Rohil, tegas Muslim.
Dia mengatakan, Distanak Rohil tidak mengizinkan para petani membakar lahan setelah melakukan panin panggan seperti padi, kalau ada maka akan di kenakan sangsi. Sehingga lahan pertanian Rohil benar-benar aman dan tidak terjadi kebakaran lahan, kita dengan keras melarang petani membakar lahan setelah melakukan panin raya, namun kita mengarahkan. Gerami bekas panin tersebut di tanam atau di kumpulkann untuk di buat pupuk kebali, ungkap Muslim.
Lebih jauh di katakanya, saat ini pertanian Rohil sudah mulai berkurang, karna banyak petani Rohil yang melakukan perubahan alih fungsi. Sehingga hasil yang di dapat juga jauh berkurang, dengan perubahan alih fungsi lahan, maka hasil untuk panin padi Rohil juga berkurang. Dari 45 hektar lahan pertanian Rohil, yang tinggal saat ini hanya Seluas 12 hektar yang tersebar se Keccamatann Rohil, timpal Muslim. (anto)