Dolly Di Pekanbaru Berkedok Panti Pijat
Masih teringat beberapa hari yang lalu,dengan ketegasan seorang Wali Kota Surabaya menutup seluruh lokalisasi (doly), Dengan ketegasan beliau dan berani menanggung resiko,kini kota Surabaya telah bersih dari tempat maksiat. Dari pantauan portalriau.com terlihat di sepanjang jalan Kota Pekanbaru tepatnnya di jalan lintas Timur Kelurahan Kulim Kecamatan Tenayan Raya,mulai menjamur Lokalisasi (doly) yang berkedok Panti Pijat. Yang lebih anehnnya Pemerintah Kota Pekanbaru dan jajarannya seperti Satpol PP,Pihak Kecamatan,Kelurahan dan RT/RW setempat tampak membiarkan Panti Pijat itu menjamur di sepanjang jalan lintas Timur Pekanbaru-Riau. Sementara warga setempat sangat risau dengan keberadaan tempat maksiat yang berkedok Panti Pijat.salah satu Warga tempatan yang tidak mau di sebutkan namannya sangat resah dengan adannya panti Pijat di lingkungan tempat tinggalnnya,bayangkan saja anak muda dan suami kami takutnnya akan tergiur untuk mendatangi tempat maksiat itu,pasti kebanyakan suami -istri akan berkelahi karna ulah tempat maksiat itu.
Parahnnya lagi tempat maksiat yang berkedok Panti pijat ini terang-terangan di Bekingi Oknum PAC Pemuda Pancasila (PP) Kelurahan Kulim Kecamatan Tenayan Raya,dengan di bangunya Kantor PP di atas gedung Panti Pijat itu. Di harapkan pemerintah kota dan Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) segera menertibkan panti Pijat yang berada di Kecamatan Tenayan Raya,apa lagi besok Umat Muslim Akan memasuki Bulan Suci Ramadhan 1435 H,tandasnnya .(Wd/Mat)