DPRD Dukung Pembangunan TPI Di Pulau Jemur
BAGANSIAPIAPI - Anggota DPRD Rohil asal Pasir Limau Kapas (Palika) H Bakhtiar SH mendukung Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlut) Rohil untuk membangun Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Pulau Jemur. Pendirian TPI di pulau terluar itu, jelasnya, sebagai upaya pemanfaatan potensi sumber daya alam (SDA).
Selain dalam rangka untuk meningkatkan pendapatan bagi kalangan nelayan, jelas politisi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) tersebut, dengan adanya TPI di Pulau Jemur, gugusan Kepulauan Arwah, yang berbatasan dengan Selat Malaka itu bisa terlihat lebih mengeliat lagi.
Pendirian TPI di Pulau Jemur juga berguna untuk mengurangi kesan bahwa pulau tersebut tidak terperhatikan dan tidak termanfaatkan, serta agar ada penghuninya. Jadi saya setuju saja jika Diskanlut Rohil mendirikan TPI di pulau itu. Apa lagi sejauh ini dinas terkait juga belum bisa mengembangkan gugusan pulau tersebut untuk dikembangkan sebagai objek wisata bahari di Rohil,jelas Bakhtiar, Sabtu (17/5) di Bagansiapiapi.
Dilihat dari potensi yang ada, jelas dia, Pulau Jemur bisa dikembangkan wisata memancing. Sementara dari industri pariwisatanya, terang dia, gugusan pulau itu bisa ditawarkan kepada investor lokal atau asing buat menanamkan modal dibidang kepariwisataan, hotel atau resort.
Hanya yang menjadi kendala, jelas dia, adalah jarak tempuh dari Bagansiapiapi atau Panipahan ke Pulau Jemur, yang merupakan habitat dari penyu hijau, salah satu dari penyu langka yang dilindungi dunia. Selain jarak, terangnya, sarana transportasi juga masih sangat minim menuju pulau itu.
Dijelaskan Bakhtiar jika ada TPI di Pulau Jemur itu, maka aktivitas di pulau itu akan dapat terlihat dan akan semakin mengukuhkan kepemilikan Indonesia terhadap pulau terluar itu. Meski setuju membangun TPI di Pulau Jemur, menurut Bakhtiar, rencana pembangunan TPI tersebut harus dimatangkan dulu agar tidak menjadi proyek mubazir.
Tapi kalau dinilai memang bagus dan layak, serta pelelangan bisa dilakukan di sana, ya apa salahnya dibangun. Kalau memang dinilai bagus dan cocok, pada 2015 sudah bisa dibangun, jelas Anggota Komisi I Bidang Pemerintahan DPRD Rohil tersebut. (anto)