Dugaan Intimidasi, Pemuda Muhammadiyah dan HMI Angkat Bicara

Portalriau.com - PEKANBARU -Adanya dugaan Intimidasi terhadap panitia oleh oknum salah satu calon untuk mempercepat proses pelaksanaan sidang lanjutan pemilihan Ketua DPD KNPI Inhil membuat Pimpinan Organisasi Kepemudaan atau OKP di kabupaten Indragiri Hilir mulai angkat bicara terhadap polemik pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XII Organisasi Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) kabupaten Indragiri Hilir.
 
Diantaranya (04/06), Muhammad Rusdi, Ketua Pemuda Muhammadiyah Inhil mengatakan saat wawancara di Unbread Cafe Pekanbaru, “Dugaan intimidasi yang terjadi, hal ini dapat melanggar konstitusi yang ada”. Akibatnya dipercepat sidang pemilihan tersebut, membuat OKP Pemuda Muhammadiyah tidak dapat memberikan hak suara. Lucunya, Kami dari Pemuda Muhammadiyah tidak pernah memberikan dukungan dalam bentuk pernyataan tertulis ataupun lisan yang sudah diklaim oleh kelompok dari pihak yang dimenangkan dalam Musda XII DPD KNPI Inhil. “Saya minta pengakuan dukungan tersebut, tolong dicabut”, tegasnya.
 
Pemerintah kabupaten Inhil dalam hal ini melalui Kepala dinas pemuda dan olahraga, tokoh agama, adat, cerdik pandai, pengurus KNPI untuk segera tanggap membantu menyelesaikan silang sengketa pasca DPD Musda XII KNPI Inhil, harap rusdi.
 
Di tempat yang sama, Himpunanan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Inhil, Ishak Mastar selaku Ketua mengatakan, “Kami tidak dapat memberikan hak suara sehingga kami berstatus absten pada Musda XII KNPI Inhil, ujarnya.
 
Menurutnya, persoalan tersebut harus diluruskan agar kedepannya menjadi lebih baik dan tidak berkesan memaksakan dan dinilai abal-abalan. Kami dari HMI cabang Tembilan yang masih mengkedapan idealisme dan indenvendesi tentu dalam hal ini, menilai prosedur dan mekanisme persidangan tersebut cacat hukum. Sebab tidak lagi sesuai dengan aturan main. Lebih mengkedapan premanisme.
 
Melalui rapat harian pengurus  HMI cabang Tembilahan beberapan hari yang lalu, memutuskan HMI cabang tembilahan “Meminta DPD KNPI Riau untuk mengklarifikasi hasil musda tersebut dan kami meminta dengan tegas agar musda diulang kembali guna mnyelesaikan silang sengketa yang terjadi ditubuh DPD KNPI  Inhil,” harapnya. (MPR/IM)

Berita Terkait

Kepsek SMAN 1 Aek Natas Diduga Korupsi Dana Bos TA 2024-2025

Labuhanbatu Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) I Aek Natas Bayu Wahyudi diduga Korupsi Dana Biaya Operasional Sekolah (Bos) Tahun Anggaran (TA) 2024-2025. dugaan tersebut…...

Gema Takbir di Zona Rokan: Ratusan Hewan Kurban PHR Alirkan Kebahagiaan hingga ke Pelosok Desa

Pekanbaru-Portalriau.com-- Gema takbir Hari Raya Iduladha 1447 H tidak hanya membawa kedamaian spiritual, tetapi juga mengalirkan kebahagiaan di sekitar wilayah operasi PT Pertamina Hulu Rokan…...

MTQ ke-55 Dan FSQ ke-40 Tingkat Kabupaten Labuhanbatu Resmi Ditutup

Labuhanbatu, Portalriau.com- MTQH ke- 55 dan FSQ ke- 40 tingkat Kabupaten Labuhanbatu tahun 2026, bertempat di Ex Terminal Padang Bulan Jl. Baru Bay Pass Kelurahan…...

Ribuan Masyarakat Bersama Bupati Labuhanbatu Ramaikan Pawai Obor Idul Adha

Labuhanbatu, Portalriau.com- Ribuan masyarakat memadati ruas jalan di Kabupaten Labuhanbatu untuk mengikuti pawai obor menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah bersama Bupati Labuhanbatu, Selasa…...

Wakil Bupati Labuhanbatu Shalat Idul Adha di Masjid Raya Al Ikhlas Ujung Bandar

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri ST, melaksanakan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah bersama masyarakat di Masjid Raya Al Ikhlas, Ujung Bandar, Rabu (27/5/2026)…...