Empat Tahun Terakhir Jumlah Hewan Kurban di Rohul Meningkat 13 Persen Setiap Tahunnya
Portalriau.com - PASIR PANGARAIAN - Animo masyarakat dalam melaksanakan ibadah kurban di Kabupatan Rohul setiap hari Raya Idul Adha, mengalami peningkatan signifikan hingga 13 persen dari tahun ke tahun. Itu menunjukkan bahwa ibadah kurban yang sangat dekat dengan persoalan keimanan dan kepedulian sosial sangat diminati masyarakat Rohul.
Itu ditegaskan Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, senin (22/9/2014), di kantornya Jalan Ikhlas Kompleks Perkantoran Pemerintah, Kota Pasir Pangaraian.
Menurut Ahmad Supardi, berdasarkan data yang dihimpunnya melalui Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan se Rohul, bahwa jumlah hewan Qurban pada tahun 2010 sebanyak 1.721 ekor, dengan perincian sapi 1.240 ekor, kerbau 193 ekor, kambing 288 ekor.
Sementara itu kata Kakankemenag lagi, pad tahun 2011 jumlahnya meningkat menjadi 1.937 ekor, dengan perincian Sapi 1.378 ekor, Kerbau 249 ekor, Kambing 310 ekor. Mengalami peningkatan 216 ekor dari tahun 2010. Sedangkan pada tahun 2012, meningkat lagi menjadi 2.277 ekor, dengan perincian Sapi 2.041 ekor, Kerbau 144 ekor, dan Kambing 92 ekor, dan meningkat 340 ekor dari tahun 2011.
Sedangkan di tahun 2013, hewan kurban meningkat menjadi 2.478, dengan perincian Sapi 2.161 ekor, Kerbau 179 ekor, dan Kambing 138 ekor, itu meningkat 201 ekor dari tahun 2012.
“Bila diambil rata-rata per tahun selama empat tahun terakhir, maka kenaikan kurban setiap tahunnya menjadi 13 persen, “tegas Ahmad Supardi.
Lanjut Ahmad Supardi, hewan kurban di tahun 2014 diperkirakan juga akan meningkat minimal 13 persen, meningkat sekitar 322 ekor, sehingga untuk tahun 2014 M/1435 H ini diperkirakan akan menjadi sebanyak 2.800 ekor.
“Peningkatan ini disebabkan beberapa hal, pertama meningkatkanya keimanan dan ketaqwaan masyarakat kepada Allah SWT, sehingga dengan ikhlas mereka melaksanakan syari’ah Islam berupa qurban dan memberikan bantuan kepada orang lain,”ucapnya lagi.
Selain itu, meningkatnya perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, sehingga memungkinannya untuk berbagi dengan orang lain. dan Ketiga adalah meningkatnya kepedulian social masyarakat, sehingga tolong menolong, bantu membantu, dan saling peduli akan sesame semakin meningkat.(Alfian)