Erianda Janji Akan Bangun dan Sejahterakan Masyarakat Rohil
BAGANSIAPIAPI - Wakil Bupati (Wabup) Rohil Erianda SE, Ahad (13/7) menjalankan Safari Ramadan 1435 H/2014 di Masjid Taqwa di Kelurahan Bagan Hulu (Bahul) Kecamatan Bangko, Safari ramadan Wabup Rohil Erianda SE di masjid milik Muhammadiyah ini bersamaan dengan Safari Ramadan Gubernur Rohil (Gubri) H Annas Maamun. Safari ramadan ini juga merupakan yang pertama kali tanpa di dampingi Bupati Rohil H Suyatno AMP.
Di depan ratusan jamaah Masjid Taqwa Muhammadiyah ini, Wabup Rohil Erianda SE menyampaikan komitmen dan janji dirinya untuk memajukan dan mensejahterakan masyarakat Negeri Seribu Kubah ini.
Pada Sabtu (12/7) saya dipercaya sebagai Wabup Rohil sampai berakhir masa jabatan 2016. Saya minta dukungan dalam menjalankan kerja memajukan dan mensejahterakan masyarakat Rohil, jelas Erianda, yang dilantik sebagai Wabup Rohil mengantikan H Suyatno AMP.
Wabup Erianda juga menyampaikan harapan kepada segenap instansi dan satker di lingkungan Pemkab Rohil untuk bekerja dengan hati yang tulus iklas. Ia juga menyampaikan harapan kepada seluruh masyarakat Rohil untuk dapat saling kerjasama dalam segala hal.
Agar cita-cita meningkatkan pembangunan dari segi mana pun. Sama-sama bekerja dengan baik, saling bantu membantu, jelas Erianda.
Di safari ramadan ini, atas nama Pemkab Rohil, Wabup Erianda SE, memberikan bantuan dana pembangunan Masjid Taqwa tersebut. Sementara Gubri H Annas Maamun memberikan bantuan bahan pakaian buat 140 orang ibu-ibu jamaah Masjid Taqwa.
Gubri H Annas Maamun sempat bercerita mengenai perkembangan Organisasi Muhammadiyah di Rohil. Muhammadiyah pertama kali muncul, sebut Annas di daerah Bentaian dan kemudian berkembang di Bagansiapiapi. Ada tradisi di kalangan Muhamadiyah di Bentaian dan Bagansiapiapi yang saat ini sudah hilang.
Dulu ada tradisi dikalangan jamaah Muhammadiyah, baik yang di Bentaian dan di Bagansiapiapi, kalau bangunkan masyarakat untuk sahur dengan mengunakan terompet sambil teriak-teriak sahur-sahur. Tapi sekarang sudah tidak ada lagi, pungkas Gubri Annas Maamun. (anto)